Tongkat Komando Polda Sumbar Berganti, Irjen Jawari Gantikan Irjen Djati Wiyoto
Jakarta,Jurnalisme info.-
Tongkat komando Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat kembali berganti. Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi sejumlah pejabat tinggi Polri, termasuk jabatan Kapolda Sumatera Barat.
Dalam mutasi tersebut, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy resmi dimutasi dari jabatan Kapolda Sumbar. Posisinya kini dipercayakan kepada Irjen Pol. Jawari, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri).
Pergantian itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi tersebut menjadi bagian dari rotasi jabatan di lingkungan Polri yang mencakup sejumlah Kapolda di berbagai wilayah Indonesia.
Irjen Djati Wiyoto Abadhy selanjutnya mendapat penugasan sebagai Perwira Tinggi Baintelkam Polri dalam rangka penugasan pada Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN).
Saat dikonfirmasi mengenai mutasi tersebut, Djati membenarkan kabar itu. Ia menyebut penugasan barunya berkaitan dengan membantu badan baru yang dibentuk pemerintah.
Pergantian ini cukup menarik perhatian karena masa kepemimpinan Djati di Ranah Minang relatif singkat. Ia baru menjalankan tugas sebagai Kapolda Sumbar pada awal Juli 2026 setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Utara.
Irjen Jawari, Jenderal Berpengalaman di Bidang SDM
Sementara itu, sosok yang dipercaya melanjutkan kepemimpinan Polda Sumbar adalah Irjen Pol. Jawari.
Sebelum mendapat amanah sebagai Kapolda Sumbar, Jawari menjabat sebagai Asisten Kapolri Bidang SDM. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 dan telah menjalani berbagai penugasan strategis di lingkungan Polri.
Dalam perjalanan kariernya, Jawari pernah menduduki sejumlah jabatan di bidang sumber daya manusia, termasuk Karo SDM Polda Kalimantan Timur dan Karo SDM Polda Bali. Ia juga pernah dipercaya sebagai Wakapolda Sumatera Utara.
Dengan pengalaman tersebut, Jawari kini mendapat mandat untuk memimpin Polda Sumbar sekaligus melanjutkan berbagai program kepolisian yang telah berjalan di Sumatera Barat.
Bagian dari Penyegaran Organisasi Polri
Pergantian Kapolda Sumbar tersebut tidak berdiri sendiri. Dalam telegram yang sama, Kapolri melakukan rotasi terhadap 19 Kapolda di berbagai daerah.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi, kebutuhan organisasi, pembinaan karier, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Bagi masyarakat Sumatera Barat, pergantian pucuk pimpinan Polda tentu menjadi momentum baru dalam perjalanan institusi kepolisian di Ranah Minang.
Dengan hadirnya Irjen Pol. Jawari sebagai Kapolda Sumbar yang baru, perhatian publik kini tertuju pada bagaimana kepemimpinan baru tersebut melanjutkan agenda keamanan dan pelayanan masyarakat, sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat Sumatera Barat.
Sementara itu, perjalanan tugas Irjen Djati Wiyoto Abadhy di Sumbar berakhir relatif singkat. Ia selanjutnya menghadapi amanah baru di tingkat nasional melalui penugasan pada Badan Reforma Agraria Nasional.
Pergantian tongkat komando tersebut sekaligus menandai babak baru kepemimpinan Polda Sumatera Barat di bawah Irjen Pol. Jawari.
Anjasri,C.PIL,C.LWi




