Muara Enim,jurnalisme,info — Warga Desa Bitis, kecamatan Gelumbang, kabupaten Muara Enim, dikagetkan dengan penemuan sesosok jasad yang telah menjadi kerangka di sebuah kebun karet. Jasad tersebut diduga kuat merupakan AM (15) warga Desa Sukajaya yang dilaporkan hilang sejak sembilan hari lalu tepatnya pada kamis (24/9/2026).
Adapun jasad pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang melintas di lokasi kejadian pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Temuan itupun langsung dilaporkan kepada pihak aparatur desa setempat dan Kepolisian Sektor (Polsek) Gelumbang.
Atas laporan tersebut, tim gabungan dari kepolisian dan petugas medis segera menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan area, olah TKP, serta proses evakuasi jasad korban. Dari pemeriksaan awal serta petunjuk peninggalan dan pakaian yang dikenakan, ciri-ciri korban mengarah pada identitas AM warga Desa Sukajaya yang hilang.
Kapolsek Gelumbang IPTU Budianto, S.H., melalui Kanitreskrim IPTU Andri Trisna, S.H. M.H., menjelaskan bahwa kepastian identitas serta penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan resmi. Jasad saat ini telah dibawa ke RS Bhayangkara kota Palembang untuk proses visum dan otopsi lebih lanjut.
"Saat ini jasad tengah dibawa ke rs bhayangkara untuk dilakukan proses visum dan autopsi. Saat ini kita juga tengah mengumpulkan informasi di lapangan," Ujar An
dri Trisna saat dikonfirmasi wartawan.
Sementara itu kepala desa Sukajaya Marzuki, S.Sos., kepada wartawan mengatakan bahwa jasad yang ditemukan di desa Bitis tersebut besar kemungkinan adalah AM warga Sukajaya yang dilaporkan hilang. Hal tersebut lantaran pihak keluarga meyakini dari ciri-ciri pakaian korban.
"Menurut pihak keluarga, hampir dipastikan jasad tersebut adalah AM. Karena berdasarkan ciri-ciri pakaian yang dikenakan. Namun untuk hasil yang pasti, kita tunggu hasil otopsi dari rumah sakit, baik itu identitas maupun penyebab kematian" Ujar Marzuki.
Marzuki juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara ini kepada aparat yang berwenang. Dirinya mengatakan, Informasi perkembangan terbaru akan disampaikan secara berkala setelah hasil pemeriksaan medis keluar.





