TANJUNG JABUNG BARAT, Jurnalisme.info-
Kondisi Poskesdes Sungai Tiram, Kelurahan Sungai Nibung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kini memprihatinkan. Bangunan yang merupakan aset daerah tersebut tampak mengalami kerusakan parah dan dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Poskesdes yang seharusnya menjadi salah satu fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat justru kini berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai upaya pemeliharaan dan perawatan terhadap aset daerah tersebut.
Jika bangunan mengalami kerusakan sejak beberapa tahun lalu, publik tentu mempertanyakan bagaimana mekanisme pemeliharaan aset fasilitas kesehatan tersebut serta langkah pemerintah dalam mencegah kerusakan semakin parah.
Saat dikonfirmasi media ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sahala Simatupang, menjelaskan bahwa Poskesdes Sungai Tiram dibangun pada tahun 2016.
Menurut Sahala, pada tahun 2024 bangunan tersebut mengalami kerusakan yang cukup serius hingga kondisi bangunan dinilai rawan runtuh.
"Pada 15 Juli 2026 saya bersama Kepala Puskesmas dan pihak desa turun langsung meninjau Poskesdes tersebut. Kami juga sudah memasukkannya ke dalam rencana kerja untuk diajukan rehab," jelas Sahala.
Terkait anggaran pemeliharaan rutin tahunan, Sahala menyampaikan bahwa tidak terdapat anggaran khusus untuk biaya perawatan rutin tahunan Poskesdes tersebut.
Kondisi ini pun menjadi perhatian, mengingat fasilitas kesehatan merupakan aset pemerintah yang semestinya dijaga dan dipelihara agar tetap dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Kini masyarakat menunggu tindak lanjut pemerintah daerah terhadap kondisi Poskesdes Sungai Tiram,
termasuk kejelasan rencana rehabilitasi dan kapan perbaikan bangunan tersebut dapat direalisasikan.
Aril



