ACEH TENGAH-Jurnalisme.Info:Gelaran turnamen sepak bola bergengsi antar klub, Belang Gele Cup II, resmi berakhir pada hari ini, Rabu, 8 Juli 2026.
Turnamen yang menjadi wadah pemersatu bakat-bakat muda di dunia si kulit bundar ini sukses ditutup dengan laga final yang sengit dan penuh drama, Rabu (08/07/2026).
Setelah melalui serangkaian pertandingan yang menguras stamina dan menguji strategi selama berjalannya turnamen, berikut adalah para jawara yang berhasil menempati podium kehormatan:
• Juara 1: Matador (Tan Saril)
• Juara 2: Gelumang Pitu (Kayu Kul)
• Juara 3: Gardu Nunang (Nunang Antara)
• Juara 4: Urang Toa (Gele Lungi)
Ketua Panitia Pelaksana, Sadarwin Andika, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. "Tahun ini kita berhasil menyatukan 106 klub dalam satu kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas.
Melihat antusiasme yang luar biasa dari pemain maupun penonton, ini menjadi bukti bahwa gairah sepak bola di daerah kita sangatlah besar," ujar Sadarwin di sela-sela penutupan acara.
Sadarwin juga memberikan penghargaan khusus kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan gelaran ini. "Kesuksesan Belang Gele Cup II tidak lepas dari dukungan luar biasa para sponsor yang telah berpartisipasi.
Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak keamanan, yakni Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tengah serta Kodim 0106 Aceh Tengah, beserta seluruh jajaran Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang telah bekerja keras menjaga situasi tetap kondusif, aman, dan tertib selama turnamen berlangsung," tambahnya.
Menatap Masa Depan: Menuju Belang Gele Cup III, kesuksesan penyelenggaraan tahun ini tidak membuat panitia berpuas diri. Sadarwin Andika memberikan sinyal positif bagi para pencinta sepak bola bahwa ajang ini akan kembali hadir dengan wajah baru.
"Insyaallah, melihat respons yang sangat luar biasa dari masyarakat dan para pemain, kami berkomitmen untuk kembali menghadirkan Belang Gele Cup III tahun depan. Kami berencana menyajikan turnamen dengan nuansa yang berbeda, lebih segar, dan pastinya lebih menantang," pungkasnya penuh optimisme.
Mari Dukung Kreativitas Pemuda, turnamen ini bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, melainkan upaya konkret untuk memberikan ruang positif bagi pemuda untuk menyalurkan energi melalui olahraga. Sepak bola adalah bahasa pemersatu yang paling efektif untuk mempererat tali silaturahmi antar pemuda di Aceh Tengah.
Mari terus dukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Dengan berolahraga, kita tidak hanya mencetak atlet berbakat, tetapi juga membangun karakter pemuda yang sehat, disiplin, dan berjiwa sportivitas tinggi.
Sampai jumpa di lapangan hijau pada Belang Gele Cup III tahun depan!
Liputan:(Alamsyah).

