MUARA ENIM, Jurnalisme,info.Desa Sebau, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Jumat 12 Juni 2026 – Sejumlah warga Desa Sebau melayangkan kritik keras terhadap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan kepada anak-anak balita.
Warga meminta Badan Gizi Nasional (BGN) dan pihak dapur MBG yang bertanggung jawab atas penyediaan makanan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap menu yang disajikan.
Kritik tersebut muncul setelah balita menerima menu berupa telur rebus goreng, tekwan, satu buah pisang, dan satu kotak susu. Menurut sejumlah warga, menu tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan kebutuhan gizi dan kondisi anak balita yang masih berada dalam masa pertumbuhan.
Warga menilai bahwa program yang mengusung nama Makan Bergizi Gratis seharusnya benar-benar memperhatikan kualitas, variasi, serta kesesuaian makanan dengan kelompok usia penerima manfaat. Mereka berharap pihak yang menyusun menu tidak hanya berfokus pada pemenuhan jumlah makanan, tetapi juga memastikan makanan tersebut sesuai dengan kebutuhan anak balita.
"Jangan sampai tujuan baik program ini menjadi sorotan karena menu yang dianggap kurang tepat untuk anak balita. Kami meminta pihak terkait turun langsung melakukan evaluasi," ungkap salah seorang warga.
Masyarakat menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan untuk menolak Program MBG, melainkan sebagai bentuk pengawasan dan kepedulian agar program tersebut berjalan sesuai harapan masyarakat. Sebagai program yang menyangkut masa depan generasi muda, warga menilai kualitas makanan harus menjadi prioritas utama.
Warga juga meminta BGN dan pengelola dapur MBG memberikan penjelasan terbuka mengenai standar penyusunan menu yang diberikan kepada balita. Transparansi dinilai penting agar masyarakat mengetahui dasar pertimbangan dalam penyediaan makanan yang dibagikan setiap hari.
Selain itu, warga berharap adanya pengawasan yang lebih ketat dari pihak terkait terhadap pelaksanaan program di lapangan. Menurut mereka, evaluasi rutin perlu dilakukan agar setiap menu yang disajikan benar-benar memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan pemerintah.
Masyarakat Desa Sebau berharap aspirasi dan kritik yang mereka sampaikan dapat segera ditindaklanjuti. Mereka menginginkan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menjadi program pembagian makanan semata, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak balita sebagaimana tujuan awal program tersebut.

