Satu Tahun Kepemimpinan Welly Suheri–Parulian Dalimunthe, Program Unggulan “Pasaman Bangkit” Mulai Dirasakan Masyarakat

Satu Tahun Kepemimpinan Welly Suheri–Parulian Dalimunthe, Program Unggulan “Pasaman Bangkit” Mulai Dirasakan Masyarakat

Pasaman,Jurnalisme info.-

Satu tahun memimpin Kabupaten Pasaman, pasangan Bupati Welly Suheri dan Wakil Bupati Parulian Dalimunthe terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan visi “Pasaman Bangkit” yang berkarakter, maju dan berkelanjutan.

Meski dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran dan kondisi ekonomi yang tidak mudah, berbagai program unggulan yang diluncurkan sejak Mei 2025 kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke pelosok nagari.25/05/2026

Dalam satu tahun kepemimpinan, duet Welly–Parulian fokus menjalankan 10 program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari kesehatan gratis, pendidikan, pertanian, lapangan pekerjaan hingga penguatan pelayanan publik.

Salah satu program yang paling dirasakan masyarakat adalah layanan berobat dan ambulans gratis melalui program SIGAP Pasaman Bangkit. Pemerintah Kabupaten Pasaman berhasil meningkatkan cakupan Universal Health Coverage (UHC) hingga mencapai 98 persen, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan gratis melalui BPJS di fasilitas kesehatan.

Tidak hanya itu, layanan ambulans gratis yang kini tersedia di 12 kecamatan telah membantu ratusan pasien dan pengantaran jenazah tanpa biaya. Hingga Maret 2026, tercatat ratusan masyarakat telah memanfaatkan layanan tersebut sebagai bentuk hadirnya pemerintah di tengah kebutuhan rakyat kecil. 

Di sektor pendidikan, program seragam sekolah gratis juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ribuan siswa SD dan SMP sederajat telah menerima bantuan seragam sekolah gratis sebagai upaya meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus meningkatkan semangat belajar generasi muda Pasaman. 

Bahkan pada tahun 2026, Pemkab Pasaman menargetkan sekitar 11 ribu siswa baru menerima bantuan seragam gratis yang menjangkau seluruh wilayah Pasaman termasuk daerah terpencil.

Sementara di sektor pertanian, program bajak sawah gratis dan optimalisasi pupuk subsidi mulai dijalankan untuk membantu petani menekan biaya produksi. Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat tani karena dinilai sangat membantu meningkatkan produktivitas pertanian.

Di bidang sosial, program bantuan rumah layak huni atau bedah rumah juga terus bergerak membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki tempat tinggal yang aman dan layak. Program tersebut menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap warga miskin di Pasaman. 

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, pasangan Welly–Parulian juga melakukan reformasi birokrasi melalui program ASN Bangkit yang menekankan disiplin, integritas dan kualitas pelayanan publik. Pemerintah bahkan menerapkan sistem presensi online serta evaluasi ketat terhadap kinerja ASN demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Program penciptaan 1.000 lapangan kerja juga mulai berjalan melalui pelaksanaan Job Fair Pasaman 2026 yang melibatkan puluhan perusahaan untuk membuka peluang kerja bagi putra-putri daerah.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman juga terus mendorong pembangunan daerah 3T melalui penyediaan akses internet gratis di fasilitas kesehatan, sekolah hingga kawasan pemukiman masyarakat yang selama ini sulit mendapatkan jaringan komunikasi.

Bupati Pasaman Welly Suheri menegaskan bahwa seluruh program unggulan tersebut bukan sekadar janji politik, melainkan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat.

“Kita pastikan seluruh program unggulan benar-benar dirasakan masyarakat. Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk berhenti bekerja demi rakyat,” tegas Welly dalam evaluasi satu tahun pemerintahan Pasaman Bangkit. 

Memasuki tahun kedua kepemimpinan, masyarakat kini menaruh harapan besar agar program-program yang telah berjalan dapat terus diperkuat demi terwujudnya Pasaman yang lebih maju, sejahtera dan berdaya saing.

Anjasri,SPd,C.PIL

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

نموذج الاتصال