Diskominfo dan BPS Pasaman Perkuat Persiapan Penilaian EPSS 2026 Melalui Integrasi Data Berbasis API

Diskominfo dan BPS Pasaman Perkuat Persiapan Penilaian EPSS 2026 Melalui Integrasi Data Berbasis API

Pasaman,Jurnalisme info.-

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman melalui Dinas Komunikasi dan informatika (Diskominfo) dan Badan Pusat Statistik (BPS) terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis data melalui penguatan penyelenggaraan statistik sektoral. 

Sebagai bagian dari persiapan menghadapi Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasaman bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasaman menggelar pertemuan koordinasi pada Kamis (9/7/2026) di Ruang Kepala BPS Kabupaten Pasaman.

Koordinasi tersebut dilakukan oleh Kepala BPS Kabupaten Pasaman, Nita Andriyani, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman, Ahdi Susanto, serta Kepala Bidang Teknologi Informasi dan e-Government Diskominfo Kabupaten Pasaman, Nurhaki. Agenda utama pertemuan memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Salah satu pembahasan penting dalam pertemuan tersebut adalah penguatan integrasi data menggunakan _Application Programming Interface_(API). Teknologi ini memungkinkan pertukaran data antarperangkat daerah berlangsung secara otomatis, aman, dan lebih efisien, sehingga mampu mengurangi duplikasi data sekaligus meningkatkan kualitas informasi yang menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

Selain membahas integrasi data, pertenuan juga mendiskusikan pemanfaatan aplikasi SPLP sebagai media komunikasi dan layanan antarlembaga. 

Dalam pertemuan koordinasi dijelaskan bahwa mekanisme akses aplikasi kini dilakukan melalui sistem yang lebih terkontrol. 

Dimana Instansi yang akan memanfaatkan layanan tersebut perlu melakukan proses pendaftaran melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sesuai dengan prosedur yang berlaku. Langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan keamanan sistem sekaligus memastikan tata kelola layanan digital berjalan sesuai standar nasional.

Kepala BPS Kabupaten Pasaman, Nita Andriyani, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan EPSS tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen, tetapi juga oleh kualitas kolaborasi antarperangkat daerah dalam menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

"EPSS merupakan instrumen untuk mengukur kematangan penyelenggaraan statistik sektoral di daerah. Yang terpenting bukan hanya memperoleh nilai yang baik, tetapi membangun budaya kerja berbasis data. Melalui sinergi antara BPS sebagai pembina statistik dan Diskominfo sebagai wali data, kami optimistis kualitas data di Kabupaten Pasaman akan semakin meningkat sehingga mampu mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran," ujar Nita Andriyani.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman, Ahdi Susanto, menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi salah satu kunci dalam mendukung keberhasilan implementasi EPSS. Menurutnya, integrasi data melalui API akan mempercepat pertukaran informasi antarperangkat daerah sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan pemerintahan.

"Pemanfaatan teknologi informasi harus menjadi budaya dalam penyelenggaraan pemerintahan. Integrasi data melalui API akan memudahkan perangkat daerah dalam berbagi data secara cepat, akurat, dan aman. Dengan kolaborasi yang kuat bersama BPS, kami optimistis Kabupaten Pasaman dapat terus meningkatkan kualitas statistik sektoral dan memperkuat implementasi Satu Data Indonesia," kata Ahdi Susanto.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan _e-Government_ Diskominfo Kabupaten Pasaman, Nurhaki, turut memaparkan langkah-langkah teknis yang akan dilakukan untuk mendukung integrasi sistem informasi antaraplikasi pemerintah daerah. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem data yang terhubung, mengurangi penginputan data secara berulang, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan data sektoral.

Melalui pertemuan ini, BPS Kabupaten Pasaman dan Diskominfo Kabupaten Pasaman menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam mendukung penyelenggaraan statistik sektoral. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan data yang berkualitas, terpadu, dan berkelanjutan sebagai fondasi utama dalam mendukung pembangunan Kabupaten Pasaman yang lebih efektif, transparan, dan berbasis data.

Penguatan kolaborasi antara BPS dan Diskominfo ini menjadi langkah strategis dalam menyongsong EPSS 2026. Dengan dukungan seluruh perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Pasaman optimistis dapat meningkatkan kualitas tata kelola statistik sektoral sekaligus memperkuat implementasi Satu Data Indonesia demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

(Anjasri)

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

نموذج الاتصال