Kenal Pamit Kapolda Sumbar, Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta Berpamitan, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy Siap Lanjutkan Pengabdian di Ranah Minang
Padang,Jurnalisme info.-
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara kenal pamit Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat yang digelar di Ballroom The ZHM Premiere Hotel Padang, Senin (6/7/2026). Acara tersebut menjadi momentum penghormatan atas pengabdian Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta sekaligus penyambutan Kapolda Sumatera Barat yang baru, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.) Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.
Acara dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy, S.T., Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Ketua Pengadilan Tinggi Padang, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Pejabat Utama Polda Sumatera Barat, para Kapolres dan Kapolresta se-Sumatera Barat, pimpinan instansi vertikal, rektor perguruan tinggi, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, serta ratusan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan perpisahannya, Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta menyampaikan rasa syukur serta ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, tokoh masyarakat, akademisi, insan pers, dan seluruh masyarakat Sumatera Barat atas dukungan serta kebersamaan yang terjalin selama dirinya mengemban amanah sebagai Kapolda Sumatera Barat.
Menurutnya, berbagai capaian yang diraih selama bertugas merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat yang terus menjaga komunikasi, koordinasi, dan sinergi dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Ranah Minang.
Pada kesempatan tersebut, Komjen Gatot kembali menegaskan pentingnya pendekatan problem solving dalam penyelesaian persoalan hukum di tengah masyarakat. Menurutnya, pendekatan tersebut sejalan dengan paradigma keadilan yang memulihkan (restorative justice) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pendekatan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada penghukuman, tetapi lebih mengedepankan penyelesaian yang mampu memulihkan hubungan sosial, memberikan rasa keadilan bagi korban, pelaku, maupun masyarakat, sehingga tercipta harmoni dan ketertiban sosial.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, S.T., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kepemimpinan Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta selama memimpin Polda Sumatera Barat. Menurutnya, berbagai keberhasilan yang dicapai tidak hanya tercermin dari terjaganya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui berbagai program kolaboratif yang memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.
Vasco juga menyampaikan bahwa Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta telah mencatat sejarah sebagai Kapolda Sumatera Barat pertama yang menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi (bintang tiga) saat masih menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumatera Barat dan melanjutkan apresiasi yang sebelumnya disampaikan Gubernur Sumatera Barat pada acara syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., memperkenalkan diri di hadapan seluruh tamu undangan. Ia mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Sumatera Barat sebagai urang sumando serta mengenang bahwa pada awal perjalanan kariernya di Kepolisian pernah bertugas di Sumatera Barat pada tahun 1992 dan kembali bertugas pada tahun 1994.
Menurut Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, kembali dipercaya memimpin Polda Sumatera Barat merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar yang akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengakui bahwa Sumatera Barat memiliki karakter masyarakat yang religius, menjunjung tinggi adat dan budaya, serta selalu menghadirkan kerinduan untuk kembali mengabdi.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun dengan baik antara Polri, pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, lembaga penegak hukum, kalangan akademisi, tokoh adat, tokoh agama, insan pers, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat guna mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kondusif serta pelayanan Polri yang profesional, humanis, dan Presisi.
Acara kenal pamit berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan di Polda Sumatera Barat, dengan harapan sinergi yang telah terbangun selama ini dapat terus dipelihara demi menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan daerah, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.(Rispondi)
Publisher : Anjasri

