ACEH TENGAH-Jurnslisme.Info:Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Aceh Tengah - Bener Meriah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Kepolisian Resor Polres Aceh Tengah atas keberhasilan menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat 62 kilogram pada Selasa malam, 19 Mei 2026, Kamis (21/05/2026).
Langkah cepat dan taktis yang dikomandoi langsung oleh Kapolres Aceh Tengah, AKBP. Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., bersama Kasat Narkoba dan Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Aceh Tengah, dinilai sebagai bukti nyata komitmen kepolisian dalam melindungi generasi muda Dataran Tinggi Gayo dari bahaya laten narkoba.
Ketua Umum HMI Cabang Aceh Tengah - Bener Meriah Afdhal menyatakan, bahwa keberhasilan mengamankan dua kurir beserta barang bukti puluhan bal ganja tersebut merupakan pencapaian luar biasa yang patut diacungi jempol.
"Ini adalah pukulan telak bagi para bandar dan jaringan narkoba yang mencoba merusak daerah kita, kami dari HMI sangat mengapresiasi kinerja luar biasa Bapak Kapolres, Kasat Narkoba, dan seluruh personel Tim Opsnal yang bekerja siang malam demi menjaga kondusifitas Aceh Tengah," ujar Afdhal kepada awak media.
Penyelamatan generasi emas gayo menurut HMI, penggagalan 62 kilogram ganja ini bukan sekadar keberhasilan penegakan hukum biasa, melainkan sebuah aksi nyata penyelamatan terhadap ribuan generasi muda di Aceh Tengah dan sekitarnya dari jerat kehancuran narkotika.
HMI Cabang Aceh Tengah - Bener Meriah juga menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dan mendukung penuh langkah Polres Aceh Tengah dalam mengusut tuntas jaringan pemasok hingga ke akar-akarnya.
"Kami mendukung penuh pernyataan Kapolres bahwa tidak ada ruang bagi pengedar narkoba di Tanoh Gayo. HMI siap berdiri bersama Polri untuk mengedukasi masyarakat dan mengawal lingkungan kita agar benar-benar bersih dari narkoba," tambahnya.
HMI mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pemuda dan mahasiswa di Aceh Tengah dan Bener Meriah, untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba di lingkungan masing-masing demi mewujudkan Gayo yang aman, maju, dan bebas narkoba.
Liputan:(Alamsyah)

