Direktur Rumah Sakit Umum Gayo Medical Centre (GMC) Takengon Diduga Telah Mengingkari Janji (Janji Tinggal Janji) Kepada Calon Pendaftar di Tahun 2023


ACEH TENGAH-Jurnalisme.Info:Beberapa calon staf pendaftar di Rumah Sakit Umum Gayo Medical Centre Takengon di tahun 2023 mengeluhkan tentang janji-janji yang di sampaikan oleh Direktur GMC, Kamis (23/04/2026).


GMC adalah salah satu rumah sakit umum swasta yang menyediakan layanan medis 24 jam, beralamat di Jalan Paya Tumpi-Mendale Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah.


Di awal tahun 2023 GMC membuka lowongan pekerjaan untuk menjadi staf di rumah sakit tersebut, puluhan pendaftar mengikuti persyaratan dan menjalani seleksi.


Pada hasil seleksi dinyatakan beberapa calon pendaftar di nyatakan lulus, dan di beri himbauan dari Direktur GMC dengan menunggu untuk di panggil masuk bekerja.


Berjalannya waktu, GMC membuka dan melayani pasien untuk berobat kerumah sakit GMC.


Beberapa staf yang sudah di nyatakan lulus sebelumnya kembali menanyakan kepada Direktur GMC, "Kapan Kami Dipanggil Masuk Kerja di GMC Pak" tutur salah satu staf kepada Direktur GMC.


Direktur GMC dengan inisial IL memberi jawaban, "Rumah Sakit Kita Masih Sedikit Pasien" jawaban dari Direktur GMC.


Hari berganti hari, Minggu berganti Minggu, bulan berganti bulan, kembali calon staf (Pendaftar) menanyakan kembali kepada Direktur GMC" Kapan Kami Dipanggil Masuk Kerja Pak, Kenapa Sebagian Dipanggil, dan Sebagian Tidak" kembali tanya Calon staf kepada Direktur, alih-alih Direktur memberi jawaban, " Rumah Sakit Kita Masih Sepi Pasien, dan Kita Belum Melayani Pasien BPJS, Kalau Sudah Bekerjasama Nanti Dengan BPJS, Kalian Akan Dipanggil" tutur Direktur kepada calon pendaftar.


Pada Senin 6 April 2026, rumah sakit GMC secara resmi dinyatakan bekerjasama dengan BPJS dan dimulainya pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan dihadiri Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, Wakil Bupati Mukhsin Hasan, kepala BPJS kesehatan Cabang Lhokseumawe Rita Masyita, Sekda, dan ketua DPRK Aceh Tengah.


Kini sudah memasuki tahun 2026 beberapa staf calon pendaftar di GMC yang sebelumnya di nyatakan lulus sudah banyak kecewa dan menganggap Direktur GMC sudah berbohong dan "Janji Tinggal Janji".


Salah staf yang pernah mendaftar di GMC yang berinisial AS menuturkan, " Saya mendaftar di GMC pada awal tahun 2023, dan saya juga sebagai pendaftar yang dinyatakan sudah lulus oleh Direktur GMC, bermacam syarat dan Tes ujian kami jalani, bahkan kami mengeluarkan uang untuk biaya Poto Copy berkas, materai, memeriksakan kesehatan kerumah sakit/puskesmas terdekat, pemeriksaan narkoba ke RSUD Datu Beru, dan lain-lain, tetapi hasilnya hingga kini nol kosong, kami menganggap Direktur GMC cuma janji dan berbohong kepada kami" ujar AS dengan nada kesal.


"Kalau memang kami tidak bisa masuk kerja di GMC, kenapa Direktur dulu menyatakan kami sudah lulus, bahkan KTA kami sudah pernah di bagikan, begitu juga dengan baju kerja," ungkap AS.


Ditambahkannya," Kami sering ke GMC, dan anehnya, kami melihat beberapa staf di GMC sudah bekerja, bahkan staf itu tidak ada kami lihat dan ikut waktu pendaftaran dan seleksi di GMC pada awal tahun 2023, sungguh aneh ini," ucap AS.


Begitu juga dengan salah satu pendaftar calon staf Perawat yang tidak ingin di sebutkan namanya menuturkan," Iya benar, saya juga pada awal tahun 2023 sudah mendaftar di GMC itu, dan saya juga sudah dinyatakan lulus oleh Direktur GMC, setia saya mempertanyakan kepada Direktur, Direktur selalu memberi jawaban " Bersabar, Nanti Dipanggil, Kita Menunggu Bekerjasama Dengan BPJS, itu jawaban dari Direktur setia saya pertanyakan," jelas salah pendaftar.


"Bahkan dulu pernah disampaikan Direktur GMC kepada saya, "Kalian Bisa Cari Kerja Lain Dulu, Nunggu Rumah Sakit Kita Bekerjasama Dengan BPJS" kata Direktur kepada saya, sudah tiga tahun lebih saya menunggu tidak ada kepastian dan kejelasan dari Direktur GMC tersebut, akhirnya saya tidak sudah malas menanyakannya lagi, kami anggap kami di permainkan oleh Direktur itu," katanya salah satu pendaftar.


Awak mencoba mendatangi rumah sakit sakit GMC pada Senin 21 April 2026, terlihat beberapa staf di GMC dengah wajah baru, yang mana sebelumnya pada tahun 2023 tidak ada terlihat staf mengikuti Tes seleksi bersama beberapa staf pendaftar di tahun 2023 yang hingga kini belum ada di panggil masuk bekerja di GMC, " Apakah Ada di Anak Kandung kan dan di Anak Tiri kan Oleh Direktur GMC Itu"?

Dengan terjadinya beberapa kekeluhan dari calon staf pendaftar di tahun 2023 di GMC, kami mengharap kepada Bupati Aceh Tengah Haili Yoga agar memanggil Direktur GMC yang di duga sudah berbohong dan janji tinggal janji kepada calon staf pendaftar pada tahun 2023 lalu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Direktur GMC tentang kekeluhan calon staf pendaftar pada tahun 2023 lalu.

Liputan:(Alamsyah)

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

نموذج الاتصال