MUARA ENIM , jurnalisme.info— Pemerintah Desa Tanjung Miring, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui penerapan efisiensi anggaran desa yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui berbagai program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan warga, salah satunya penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada masyarakat kurang mampu.
Kegiatan penyaluran BLT-DD tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Tanjung Miring, Kecamatan Sungai Rotan kabupaten muara Enim.pada Rabu, 13 Mei 2026. Acara berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar serta mendapat antusias dari masyarakat penerima.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekcam Sungai Rotan Wansori Daya,SKM.,M,Si Kapolsek Sungai rotan AKP, Sumartono, SE Kepala Desa Tanjung Miring Jeni Wariski, Staf PMD Santi Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pendamping Desa, Bhabinkamtibmas Joko, Babinsa Andri Wardana, perangkat desa, serta masyarakat penerima manfaat yang sebelumnya telah terdata melalui proses verifikasi dan musyawarah desa.
Kepala Desa Tanjung Miring, Jeni Wariski, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah desa terus berupaya memaksimalkan penggunaan anggaran desa agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi pelayanan, melainkan bagaimana anggaran yang tersedia dapat digunakan secara lebih efektif, tepat sasaran, dan menyentuh kebutuhan prioritas warga.
“Melalui efisiensi anggaran, pemerintah desa terus berupaya meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Anggaran yang ada difokuskan pada program-program yang benar-benar dibutuhkan warga, terutama bagi masyarakat kurang mampu,” ujarnya.
Dalam penyaluran tersebut, sebanyak 24 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan BLT-DD sebesar Rp900.000 untuk masing-masing keluarga. Bantuan tersebut diberikan sekaligus dan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih cukup menantang.
Kepala desa juga menjelaskan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui proses pendataan yang dilakukan secara terbuka dan transparan. Pemerintah desa bersama perangkat terkait melakukan verifikasi langsung agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran sesuai kriteria yang telah ditetapkan.
Selain itu, AKP Sumartono,SE turut memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait mekanisme penyaluran bantuan tahun ini. Ia mengatakan bahwa pembagian BLT-DD hanya dilakukan satu kali sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah secara nasional.
“Pembagian BLT-DD memang hanya satu kali dibagikan. Di tengah efisiensi anggaran, kebijakan ini berlaku untuk seluruh Indonesia, bukan hanya di daerah kita. Namun pemerintah tetap berupaya agar bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat,” jelas Wansori Daya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh penerima manfaat agar bantuan yang diterima digunakan untuk kebutuhan yang benar-benar penting seperti membeli bahan pokok, kebutuhan pendidikan anak, biaya kesehatan, maupun kebutuhan mendesak lainnya yang dapat membantu meringankan beban keluarga.
Sementara itu, kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam kegiatan tersebut turut memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan kondusif. Aparat keamanan bersama pemerintah desa melakukan pengawasan selama proses penyaluran berlangsung sehingga masyarakat dapat menerima bantuan dengan tertib dan nyaman.
Masyarakat penerima bantuan tampak antusias dan bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah desa. Mereka berharap program bantuan seperti BLT-DD dapat terus berlanjut karena sangat membantu kebutuhan ekonomi keluarga, terutama bagi warga yang penghasilannya masih belum stabil.
Pemerintah Desa Tanjung Miring berharap penerapan efisiensi anggaran yang dilakukan saat ini dapat terus mendukung pembangunan desa, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Dengan pengelolaan anggaran yang baik dan tepat sasaran, pemerintah desa optimistis berbagai program prioritas untuk masyarakat dapat terus berjalan dengan maksimal.


