Di tengah kondisi masyarakat yang masih mengeluhkan sulitnya ekonomi dan kebutuhan pembangunan yang belum merata, DPRD Kota Prabumulih justru dikabarkan menganggarkan pembelian mobil dinas dengan nilai fantastis mencapai Rp 4 miliar.
Anggaran jumbo tersebut sontak menjadi sorotan publik dan memunculkan berbagai pertanyaan besar. Banyak pihak menilai pembelian mobil dinas di tengah kondisi saat ini terkesan tidak memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak.
Media Jurnalisme Info mencoba mengonfirmasi langsung kepada Ketua DPRD Kota Prabumulih, Deni Viktoria, pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 09.55 WIB melalui pesan WhatsApp. Namun jawaban yang diberikan terkesan singkat dan melemparkan konfirmasi kepada pihak lain.
“Kami ado acara di Palembang, langsung ke Ibu Sekwan ndo,” tulis Deni Viktoria.
Tak berhenti di situ, awak media kemudian mencoba meminta penjelasan kepada Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Prabumulih terkait rincian anggaran pembelian mobil dinas tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak Sekwan memilih bungkam dan belum memberikan jawaban sedikit pun.
Sikap saling lempar konfirmasi dan minimnya keterbukaan informasi ini justru semakin memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Ada apa dengan anggaran mobil dinas Rp 4 miliar tersebut? Mengapa sulit memberikan penjelasan kepada publik?
Masyarakat kini menunggu transparansi dari DPRD Kota Prabumulih. Sebab anggaran yang digunakan bukan uang pribadi, melainkan uang rakyat yang seharusnya diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat luas, mulai dari perbaikan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan hingga kebutuhan dasar warga.
Jika memang pengadaan mobil dinas tersebut dianggap penting, publik menilai DPRD dan pihak terkait tidak perlu alergi terhadap pertanyaan media. Keterbukaan informasi seharusnya menjadi bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.
1.Benarkah Ada Pengadaan mobil dinas di Pimpinan DPRD kota Prabumulih senilai Rp4 Miliyar Dan Berapa unit yang di Anggarkan.
2.Apakah urgensi pengadaan mobil dinas baru tersebut serta apa kendaran dinas lama tidak layak di gunakan
3.jenis spesifikasi kendaraan apa yang Di rencanakan dalam pengadaan tersebut
4.Apakah pengadaan di lakukan sistem katalog Dan tender
5.bagaimana Tanggapan sekertaris DPRD Sorotan Masarakat terkait besarnya Anggaran Mobil Dinas tersebut
Hingga saat ini, media Jurnalisme Info masih terus berupaya meminta penjelasan resmi terkait pengadaan mobil dinas senilai Rp4 miliar tersebut.

