Bupati Pasaman Welly Suhery,ST Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Kloter 10 Pesankan Jamaah Jaga Kesehatan dan Kekompakan
Pasaman,Jurnalisme info.-
Isak tangis haru mewarnai keberangkatan ratusan Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Pasaman saat dilepas secara resmi oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, di halaman Islamic Center, Minggu (03/05/26). Ribuan sanak keluarga dari berbagai penjuru daerah tampak memadati lokasi untuk mengantarkan dan mendoakan keselamatan para tamu Allah yang akan bertolak menuju Asrama Haji Embarkasi Padang.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam prosesi tersebut Wakil Bupati Pasaman, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Muksinin, Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Ralitasman, serta Ketua TP-PKK Pasaman Ny. Lusi Welly Suhery.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pasaman, H. Muksinin, S.Ag., M.Pd., dalam keterangannya merinci bahwa jamaah haji Kabupaten Pasaman tahun 1447 Hijriah ini tergabung dalam Kloter X (sepuluh) dengan total 193 orang. Adapun rincian jamaah per kecamatan terdiri dari:
Padang Gelugur: 47 orang
Lubuk Sikaping: 47 orang
Rao: 32 orang
Panti: 18 orang
Rao Selatan: 16 orang
Tigo Nagari: 14 orang
Bonjol: 8 orang
Duo Koto: 6 orang
Rao Utara: 5 orang
Tercatat jamaah termuda atas nama Amalia Indah (21), seorang mahasiswa dari Padang Gelugur, sementara jamaah tertua adalah Dasiar Boer Burhanuddin (84) dari Kecamatan Bonjol. Keberangkatan ini dipimpin oleh Ketua Kloter Busra Nazir, didampingi pembimbing ibadah H. Asrul, serta petugas kesehatan Titania Yuliska dan Syafliadi.
Bupati Pasaman, Welly Suhery, dalam sambutannya menyatakan rasa syukur mendalam atas kesempatan yang diberikan kepada ratusan warga Pasaman untuk menunaikan rukun Islam kelima. Beliau berpesan agar para jamaah senantiasa meluruskan niat dan menjaga keikhlasan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah.
"Ibadah haji adalah perjalanan fisik, mental, dan spiritual. Saya meminta jamaah untuk disiplin menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, dan jangan memaksakan diri. Jaga kekompakan, kebersamaan, serta saling tolong-menolong antar sesama jamaah selama berada di Tanah Suci," tegas Bupati Welly.
Selain itu, Bupati juga menitipkan pesan agar jamaah menjadi duta daerah yang baik dengan menunjukkan akhlakul karimah serta menjaga nama baik Kabupaten Pasaman dan bangsa Indonesia. "Perbanyak doa dan zikir untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga seluruh jamaah mendapatkan predikat haji yang mabrur dan selamat kembali ke kampung halaman," tutupnya.
Prosesi pelepasan diakhiri dengan suasana penuh haru saat para jamaah menaiki bus khusus menuju Padang, diiringi doa dan lambaian tangan ribuan keluarga yang melepas.
(Kominfo)
Publishere : Anjasri

