Warga Silima Banua Tutup Paksa Saluran Limbah Dapur MBG Protes Bau Busuk dan Minim Respon

Nias utara, Jurnalisme.info-

Dapur MBG yang berlokasi di Silima Banua menuai kecaman dari warga setempat akibat tidak memperhatikan sanitasi lingkungan. Air limbah yang dibuang ke parit depan rumah warga telah mengeluarkan bau busuk dan mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar. Dugaan sementara, dapur tersebut tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sesuai standar, 25 Juli 2026.

Warga dan Kepala Dusun 2 Desa Silima Banua telah berupaya menemui pihak pengelola dapur MBG guna menyampaikan keluhan, namun hingga saat ini belum mendapatkan respons. Akibatnya, warga memutuskan menutup saluran air limbah yang melintasi kawasan pemukiman sebagai langkah antisipasi pencemaran lebih lanjut.

Sabtu, 25 Juli 2026, Kepala Dusun 2 menyatakan bahwa tindakan penutupan dilakukan karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kesehatan masyarakat. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan dan mempertanyakan legalitas dapur,bahwa sebelum dapur MBG di-launching pada 11 Mei 2026, seharusnya sudah dilakukan persiapan dan wajib memperoleh Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan. Ia mempertanyakan lagi, "bagaimana dapur tersebut bisa beroperasi tanpa dokumen resmi dan mengabaikan standar kebersihan lingkungan".katanya.

Warga mendesak pihak terkait, termasuk Kepala BGN Pusat, BGN Provinsi, dan Satgas MBG Nias Utara, untuk segera mengambil tindakan tegas, termasuk menutup operasional dapur tersebut jika terbukti melanggar aturan lingkungan dan kesehatan.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berusaha mengonfirmasi persoalan ini kepada Dinas Kesehatan Nias Utara dan Kepala SPPG Silima Banua terkait masalah ini.


M. Zai
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

نموذج الاتصال