Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapteng Drs. Binsar Tua Hamonangan Sitanggang, MSi, melepas 188 Mahasiswa Institut Bisnis dan Teknologi Al Washliyah Sibolga Tapteng yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan akan ditempatkan di Wilayah Pandan, Tukka, Badiri. Acara apel pelepasan ini dilaksanakan di Lapangan Bola Kaki GOR Pandan, Kamis (15/01/2026).
Sekretaris Daerah Tapanuli Tengah Drs. Binsar Tua Hamonangan Sitanggang, MSi, menyampaikan, Seperti kita ketahui bersama, Tapteng salah satu kabupaten yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor dan saat ini masih tahap transisi pemulihan." ujar Sekdakab Tapteng.
Dengan kegiatan KKN, Mahasiswa Institut Bisnis dan Teknologi Al Washliyah Sibolga Tapteng dalam pelaksanaannya dapat membantu Pemkab Tapteng dalam pemulihan baik itu pendataan atau pembinaan trauma healing khususnya kepada adik-adik kita yang di pengungsian, yang secara psikologis traumatik, tugas kita menghibur mereka.
Memang secara keseluruhan Tapteng terdampak, tapi kecamatan yang akan menjadi lokasi KKN ini merupakan yang sangat berdampak berat. Jadi nanti kita harapkan adik-adik yang KKN, melakukan kegiatannya di bawah pembinaan para Dosen dan juga dikomando Camat dan Kepala Desa, Lurah di wilayah KKNnya masing-masing.
Saya berharap supaya adik-adik sekalian mengikuti arahan dari Camat, Lurah, dan Kepala Desa, sehingga nanti apa yang kita harapkan selama 40 hari, ini waktu yang cukup panjang harus menghasilkan yang terbaik, baik untuk adik-adik sekalian, baik untuk kampus, dan juga untuk masyarakat Tapteng.
Sebelumnya Wakil Rektor IBT Al Washliyah Sibolga Tapanuli Tengah Yenni Sofiana Tambunan dalam laporannya menjelaskan, KKN sendiri merupakan mata kuliah bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang pertama pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia mengungkapkan, ini adalah bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Maka diharapkan hasil dari mata kuliah yang akan langsung mereka praktikkan di lapangan memberikan hal-hal positif kepada di tengah-tengah masyarakat yang saat ini sedang terdampak bencana.
"Jumlah peserta KKN sebanyak 188 orang, yang terbagi dari dua prodi, yaitu prodi manajemen berjumlah 183 orang dan prodi kewirausahaan berjumlah 5 orang."
Penempatan KKN ada di tiga kecamatan, yang pertama ada di Kecamatan Pandan dimana kami menempatkan tiga titik yaitu Kelurahan Pasar Baru, Kelurahan Aek Tolang Induk, dan Kelurahan Hajoran.
Kemudian kami menempatkan juga di Kecamatan Badiri yaitu di Kelurahan Lopian, Desa Aek Horsik, dan Desa Lubuk Ampolu serta di Kecamatan Tukka menempatkan di Kelurahan Tukka, Kelurahan Bona Lumban, Kelurahan Hutanabolon, dan juga Kelurahan Sipange." pungkasnya
Turut hadir para Staf Ahli Bupati, Asisten Administrasi dan Umum Setdakab Tapteng, Kadis PPPA Tapteng, para Dosen dan Civitas Akademika Institut Bisnis dan Teknologi Al Washliyah Sibolga Tapteng.
(EL)



