Tapanuli Tengah, Jurnalisme.info-
Kasus virasl-nya sppg MBG (Makan Gizi Gratis) kecamatan sirandong yang pada tanggal 06/03/2026 di platform media sosial. Yang di unggah masyarakat luas kecamatan sirandong yang begitu meresahkan atas Sppg MBG (Makan gizi gratis) yang tidak sesuai dengan standar kesehatan gizi.
Seperti yang terjadi pada tanggal 03Maret sppg MBG (Makan gizi gratis) kecamatan sirandong menyalurkan Berupa jajan Anak - anak seperti (Kue yang sudah basi, Agar -agar, telur rebus, Yakult yang tak layak konsumsi,dan Buah Peer yang sudah busuk ).
Kejadian ini bukan 1 x atu 2 x malahan dalam beberapa minggu lalu juga sering Menu Sppg MBG ( makan gizi gratis) kecamatan sirandong sering jadi bahan perbincangan masyarakat kecamatan sirandong di media sosial (fb) .
Karena menu yang di sarankan oleh pemerintah pusat tak pernah di lakukan dalam penyaluran Sppg MBG (makan gizi gratis) kecamatan sirandong untuk sekolah yang menerima MBG (makan gizi gratis).
Masyarakat kecamatan sirandong meminta pemerintah kabupaten tapanuli tengah , agar Sppg MBG (makan gizi gratis) kecamatan sirandong segera ditutup dan tidak layak sebagai Sppg MBG (Makan gizi gratis)
Karena Sppg Mbg (Makan Gizi Gratis) kecamatan sirandong ini, kami nilai betul tidak layak sama sekali? Sebab setiap Menu yang di datang kan ke sekolah -sekolah bukan makanan kesehatan?.
Seperti yang di anjurkan oleh pemerintah pusat?
Malahan yang di antarkan berupa jajan anak-anak yang harganya cuman Rp. 1000/3000 per bungkus.
Kami juga yakin Oknum bekerjasama dengan pihak vendor Sppg MBG(Makan Gizi Gratis) apa lagi bagian Dinas Kesehatan kabupaten tapanuli tengah, oknum yang betul-betul bukan bagian kesehatan yang memikirkan kesehatan Masyarakat khusus-nya anak didik?.
Setelah berita ini di terbit kan oleh pihak media jurnalisme.info
pihak pengelola Sppg MBG (Makan Gizi gratis) kecamatan sirandong belum bisa di konfirmasi secara detail. (hadirian sihotang)
