Dalam hasil laporan masyarakat Desa Mas Nauli yang namanya tak mau di publikasikan di media. Proyek pembangunan Rabat beton Di Desa Mas Nauli kecamatan sirandorung Dusun V yang di anggarkan Dari dana desa tahun 2024 sangap memperhatikan.
Baru 1 minggu selesai tahun 2024 sudah retak, dan kini sudah 2 tahun berjalan sudah pada hancur berantakan, struktur pembangunan Rabat beton-nya tidak pakai tikar dan segala kerikil (batu-batuan) hanyut di bawa air.
Jelas jelas Dalam pengecoran pembangunan Rabat beton ini, banyak sekali mengurangi pengiritan biaya untuk pembangunan Rabat beton dan masuk ke kantong pribadi.
Anggaran proyek pembangunan Rabat beton tahun 2024 ini cukup besar sekitar Rp. 198.076.200-, kami minta pihak pemerintah Kabupaten tapanuli tengah atau pihak inspektorat agar segera memeriksa proyek pembangunan Rabat beton tahun 2024 yang ada di Desa Mas Nauli kecamatan sirandorung ini dengan baik.
Kuat Dugaan kami semua proyek pembangunan Rabat beton yang di kerjakan oleh pemerintah Desa Mas Nauli ini, syarat akan Mark-up karena semua pembangunan Rabat beton yang terlaksana tak pernah sesuai dengan apa yang di harapkan oleh masyarakat Desa Mas Nauli. (Ungkap-nya) hadirian sihotang.
