Penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di semak belukar pekarangan warga Desa Ibul, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim, pada Selasa (18/8/2026) malam, akhirnya terungkap. Korban diketahui bukan merupakan mayat tanpa identitas, melainkan warga Desa Ibul yang sebelumnya belum dikenali.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendry Syaputra, SIK, melalui Kapolsek Lembak Iptu Yopi Maswan, SH, didampingi Kanit Reskrim Polsek Lembak Ipda Decky Candra Winata, SH, menyampaikan perkembangan tersebut pada Rabu (19/8/2026) pagi.
Kapolsek mengatakan, setelah menerima informasi dari masyarakat, personel Polsek Lembak langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi dan evakuasi terhadap jenazah. Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah sakit di Prabumulih untuk menjalani pemeriksaan visum.
“Bukan tanpa identitas, tapi belum dikenali. Setelah diperlihatkan tanda-tanda kepada masyarakat, ternyata masih warga Ibul dan memang terdapat riwayat penyakit,” ungkap Iptu Yopi Maswan.
Setelah dilakukan pemeriksaan visum, pihak keluarga meminta agar jenazah dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian secara lebih jelas. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk menjalani proses otopsi.
“Kini jenazah telah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan otopsi dengan didampingi Kanit Reskrim Lembak Decky Candra Winata, SH, dan anggota,” tambahnya.
Kapolsek mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga situasi kondusif dan tidak mudah terpengaruh informasi yang simpang siur. Pihak kepolisian masih melakukan serangkaian pengembangan sambil menunggu hasil otopsi jenazah,” imbaunya.
Kronologi Penemuan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui bernama Kino Rio Bin Lukman (29). Korban ditemukan di semak belukar di pekarangan milik warga bernama Mustafa, Kampung II, Desa Ibul, Kecamatan Belida Darat.
Penemuan bermula pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 17.50 WIB. Saat itu, Mustafa sedang duduk di depan rumahnya. Ia kemudian mencium aroma tidak sedap yang berasal dari arah belakang rumah.
Merasa penasaran, saksi kemudian mendatangi sumber aroma tersebut. Sesampainya di lokasi, saksi mendapati seorang laki-laki dalam kondisi terlentang.
Saksi selanjutnya melaporkan penemuan tersebut kepada Pemerintah Desa Ibul dan pihak Kepolisian Polsek Lembak. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal, identifikasi, serta mengevakuasi jenazah.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil otopsi untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban.




