Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus pimpin upacara Hari Anak Nasional , Gubernur ajak gotong royong lindungi anak


Manado, Jurnalisme.info-

Gubernur Yulius Selvanus sebagai pemerintah  Sulawesi Utara    memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 tahun 2026 dengan upacara khidmat di halaman kantor Gubernur Sulawesi Utara ,Jalan 17 Agustus Manado Senin (3/8/2026) 


Menyusun tema "Sayang Anak lindungi dan bangun masa depan ", peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam memenuhi hak dan memberikan perlindungan kepada setiap anak Indonesia 


Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus 

Yang bertindak sebagai pembina upacara membacakan sambutan menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (PPPA) Republik Indonesia ,Arifah Fauziyah 


Dalam amanatnya  menteri PPPA menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional ke 42 bukan sekedar kegiatan seremonial tahunan ,melainkan momentum penting untuk mengkampanyekan pemenuhan hak anak atas hak hidup tumbuh berkembang,dan berpartisipasi secara wajar sesuai dangan harkat dan martabat kemanusiaan,serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Menteri Arifah menekankan bahwa anak bukan sekedar objek pembangunan subjek pembangunan, yang memiliki hak untuk didengar pendapatnya dan dilibatkan sesuai usia serta tingkat kematangannya 


Tema "Sayang Anak, Lindungi dan bangun masa depan mengandung pesan bahwa infestasi terbaik bangsa bukan  semata pembangunan  infrastrukturmelainkan padakualitas setiap anak Indonesia sebagai generasi penerus menuju Indonesia emas 2045.


Untuk mewujudkan perlindungan anak komprehensif pemerintah terus memperkuat gerakan nasional ruang aman nyaman anak (GERNAS RANA) yang mengupayakan pencegahan kekerasan pemenuhan hak anak penguatan keluarga, perlindungan di luar digital hinga penanganan cepat terhadap kasus kekerasan gerakan ini diperkuat melalui kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) yang mengajak seluruh elemen bangsa untuk menciptakan lingkungan yang aman ramah dan mendukung tumbuh kembang anak.

Mentri PPPA juga mengigatkan bahwa perlindungan anak tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata dibutukan kolaborasi dan gotong royong seluruh elemen bangsa, dimulai dari keluarga sebagai pelindung pertama dan utama satuan pendidikan masyarakat dunia usaha media masa organisasi kemasyarakatan roko agama dan toko adat akademisi,hingah pemerintah pusatdan daerah .


Anak anak juga didorong untuk beranimwnyampaikan pendapat dan melaporkan apabila mengalami maupun menyaksikan tindak kekerasan diskriminasi maupun ancaman diruang digital ",Ungkapnya. 


Sejalan dengan amanah Mentri PPPA menegaskan Gubernur. Yulius Selvanus.SE bahwa perlindungan anak merupakan tangung jawab bersama bukan hanya hanya menjadi tangung jawab pemerintah keluarga sekolah dan masyarakat harus berkolaborasi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak ,"ujar Gubernur Yulius 


Dia juga menambakan tantangan perlindungan anak saat ini tidak hanya terjadi di lingkungan keluarga maupun sekolah tetapi juga diruang digital yang semakin akrab dengan kehidupan anak anak .


Peringatan Hari Anak Nasional ke 42 di Sulawesi Utara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah instansi terkait serta perwakilan anak dan keluarga langsung khidmat sebagai wujud sebagai wujud komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang aman  ramah dan melindungi anak anak dari pergaulan yang buruk sehingga anak anak dapat perhatian didalam pergaulan yang baik .


Liputan Hengky Singal

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

نموذج الاتصال