Tragedi Menggemparkan Warga Pasaman, Anak SD Kelas 5 Ditemukan Tewas Diduga Dibunuh
Pasaman,Jurnalisme info.-
Warga Nagari Padang Gelugur, khususnya kawasan Tapus, diguncang duka dan kemarahan mendalam atas meninggalnya seorang anak berinisial A, siswa kelas 5 SD, yang ditemukan tewas dalam dugaan pembunuhan pada Kamis, 3 September 2026, sekitar pukul 15.00 WIB.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di Kampung Sukamulya, Tapus, Nagari Padang Gelugur, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Korban ditemukan meninggal dunia di kediaman seorang warga berinisial F (27), yang kini telah diamankan kepolisian untuk pemeriksaan.
Kronologi Singkat
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari warga setempat, kejadian bermula saat korban berada di rumah tersangka. Diduga awalnya hanya aktivitas bercanda, namun situasi berubah drastis hingga menyebabkan korban kehilangan nyawa. Warga yang menyadari adanya kejadian tak wajar segera melaporkan ke pihak berwenang.
Polres Pasaman segera mengerahkan personel ke lokasi kejadian. Tim Reserse Kriminal melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke kamar jenazah RSUD Kabupaten Pasaman untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk visum et repertum guna memastikan penyebab kematian.
Tersangka Diamankan, Penyidikan Berlangsung
Pihak kepolisian telah mengamankan tersangka F (27), warga setempat, untuk menjalani pemeriksaan mendalam. Penyidik masih menggali berbagai informasi, mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, serta memeriksa barang bukti yang ditemukan di lokasi.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum merilis keterangan resmi terkait motif kejadian maupun identitas lengkap korban demi menghormati proses hukum dan keluarga yang berduka. Polisi meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak mengganggu kelancaran penyidikan.
Warga Terkejut dan Berduka
Peristiwa ini langsung menghebohkan warga Tapus dan sekitarnya. Banyak warga yang berkumpul di sekitar lokasi kejadian, tampak cemas dan berduka atas kepergian anak yang masih berusia belia tersebut.
"Kami sangat terkejut. Anak itu masih sekolah, masa depan masih panjang. Semoga pelaku segera diusut dan diadili sesuai hukum yang berlaku," ujar salah satu warga yang meminta tidak disebutkan namanya.
Keluarga korban juga dilaporkan dalam keadaan sangat berduka. Pemerintah Nagari Padang Gelugur dan tokoh masyarakat setempat telah turut memberikan dukungan moral kepada keluarga korban.
Penyidik Polres Pasaman terus bekerja mengungkap fakta lengkap kasus ini. Informasi selanjutnya akan disampaikan setelah diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian.
Anjasri,C.PIL




