Kasus Dugaan Honor Sopir Bupati Fiktif Menggelinding, Inspektorat Lampura Buka Penyelidikan

Lampung Utara,Jurnalisme.Info - Dugaan adanya honor supir Bupati Lampura fiktif dan Surat Pertanggung jawaban / SPJ fiktif di Bagian Umum Setdakab Lampung Utara kini resmi masuk meja Inspektorat.

Setelah pemberitaan ini viral, PLT Inspektur Lampung Utara, Martahan Samosir, akhirnya buka suara.
Ia memastikan pihaknya tidak akan tinggal diam.

Terimakasih atas informasi ini. Kami akan pelajari, saya sudah arahkan Irbansus bersama tim untuk tindaklanjuti, tegas Martahan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2026)

Pernyataan PLT Inspektorat ini menjadi jawaban atas keresahan publik terkait penggunaan anggaran di lingkungan Bagian Kabag Umum.

Sebelumnya, media ini memberitakan adanya indikasi kejanggalan dalam pembayaran honor untuk supir dan pertanggung jawaban kegiatan yang diduga tidak sesuai fakta di lapangan.

Langkah cepat dengan mengarahkan Irbansus / Inspektorat Pembantu Khusus bersama tim diharapkan bisa menguak kebenaran. Apakah benar ada praktik "siluman" dalam pencairan dana tersebut.

Masuknya kasus ini ke ranah pengawasan internal Pemkab Lampura menunjukkan keseriusan pemerintah daerah merespon kritik.

Warga kini menanti hasil tindak lanjut dari tim Irbansus. Apakah hanya sebatas "administrasi" atau akan berujung pada rekomendasi lebih tegas jika ditemukan pelanggaran.

Hingga berita ini diturunkan, Kabag Umum Setdakab Lampung Utara belum memberikan keterangan lanjutan terkait rincian dugaan yang beredar.

Redaksi membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada pihak terkait untuk memberikan klarifikasi.
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

نموذج الاتصال