Kapolres Aceh Tengah, AKBP. Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., bertindak selaku Inspektur Upacara yang diikuti Wakapolres Kompol. Samsir, S.H., para pejabat utama, perwira, Sat Brimob Kompi III Batalion D Pelopor Polda Aceh, Sejumlah pengurus Bhayangkari Cabang Aceh Tengah serta personel dari seluruh satuan fungsi Polres Aceh Tengah.
Suasana khidmat mewarnai jalannya upacara sejak pembacaan Shalawat Badar, pengucapan Tribrata, penghormatan kepada pasukan, hingga menyanyikan Mars dan Hymne Polri. Seluruh rangkaian tersebut menjadi simbol tekad dan loyalitas insan Bhayangkara dalam mengemban amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolres Aceh Tengah menegaskan bahwa tema "Polri untuk Masyarakat" merupakan arah pengabdian yang harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Polri dituntut hadir memberikan rasa aman, pelayanan yang cepat dan berkualitas, penegakan hukum yang profesional, serta perlindungan yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Hari Bhayangkara bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi untuk memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, dan memastikan setiap langkah pengabdian Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegas Kapolres.
Kapolres juga mengingatkan bahwa tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks seiring perkembangan situasi global, kemajuan teknologi, hingga munculnya berbagai bentuk kejahatan baru. Karena itu, seluruh personel Polri dituntut mampu bekerja secara prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan (Presisi), responsif, adaptif, serta terus meningkatkan kompetensi dalam menghadapi dinamika yang terus berkembang.
Selain itu, seluruh personel diminta menjaga disiplin, integritas, soliditas internal, serta memperkuat sinergi bersama TNI, Pemerintah Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Tengah.
Kapolres menegaskan bahwa kepercayaan publik merupakan modal utama institusi Polri. Oleh sebab itu, setiap anggota harus mampu memberikan pelayanan yang humanis, mengedepankan pendekatan persuasif, serta hadir sebagai solusi bagi setiap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan syukuran Hari Bhayangkara ke-80 sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, sekaligus mempererat kebersamaan dan soliditas seluruh personel.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Aceh Tengah diharapkan semakin memperkuat semangat transformasi Polri menuju institusi yang modern, profesional, unggul, dan semakin dicintai masyarakat.
Melalui semangat "Polri untuk Masyarakat", Polres Aceh Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, serta menjadi mitra yang selalu hadir bersama masyarakat dalam setiap dinamika kehidupan.
Liputan:(Alamsyah).

