Bandar Abung, Jurnalisme.Info-
Lampung Utara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang jadi solusi stunting justru menuai keluh di SDN 1 Bandar Abung. Bukan cuma telat, porsinya juga bikin siswa tepok jidat.
Pantauan di lapangan, Jumat 8/5/2026, ratusan siswa-siswi sudah diminta standby di sekolah sejak pukul *09.00 WIB* untuk menunggu MBG. Namun makanan baru tiba pukul *13.00 WIB*. Artinya, anak-anak kelaparan menahan perut keroncongan selama *4 jam*.
Anak saya berangkat belum sarapan, katanya mau makan di sekolah. Jam 12 lewat belum datang juga makanannya. Nangis laper, keluh seorang wali murid yang enggan disebut nama.
Yang lebih miris, setelah datang, menu MBG yang disajikan jauh dari kata “bergizi mewah”. Satu porsi hanya berisi: *nasi, tempe 2 iris tipis, tahu 2 biji kecil, dan daging ayam satu potong seukuran jempol*.
Untuk anak SD yang aktif dan butuh gizi, porsi ini jelas tidak cukup. “Ini MBG atau MBK – Makan Biar Kurus? Anak saya kelas 6, badannya gede. Masa lauknya cuma segitu. Kucing aja nolak,” sindir wali murid lain.
Keterlambatan 4 jam + porsi miskin gizi ini jelas menampar tujuan utama program MBG: meningkatkan konsentrasi belajar dan kesehatan anak. Bagaimana mau konsentrasi kalau jam 9-1 siang disuruh nahan lapar? Bagaimana mau sehat kalau protein hewani cuma ayam secomot?
Guru-guru pun kelimpungan. Jam pelajaran berantakan karena siswa lemas duluan. “Kami sudah coba koordinasi, tapi katanya dari vendor telat masak. Kasihan anak-anak,” ujar salah satu guru.
Program MBG dibiayai uang negara. Rakyat berhak dapat yang layak. Kalau vendor nggak sanggup tepat waktu & tepat gizi, evaluasi! Jangan korbankan anak-anak. Telat 4 jam itu bukan “disiplin”, tapi “menyiksa”. Lauk 2 iris tempe itu bukan “bergizi”, tapi “pelit”.
Dinas Pendidikan Lampung Utara dan BGN diminta turun tangan. Audit vendor MBG SDN 1 Bandar Abung. Jangan sampai program mulia ini rusak karena eksekusi amburadul di lapangan.
Anak-anak bukan kelinci percobaan. Mereka generasi penerus yang perutnya nggak bisa diajak kompromi.
