Desa Putak Belum Tersentuh Bantuan, Kades Minta Penjelasan PT Dizamatra Powerindo

 


MUARA ENIM, jurnalisme .info— Kepala Desa Putak, Marlin Kusmiran, S.Pd, mempertanyakan kontribusi dari PT Dizamatra Powerindo yang dinilai belum dirasakan oleh masyarakat desanya selama tiga tahun masa Kepemimpin


‎Pernyataan tersebut disampaikan pada Jumat, 10 April 2026. Marlin mengungkapkan bahwa Desa Putak yang berada di wilayah Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, sejatinya termasuk dalam area terdampak operasional perusahaan.


‎Menurutnya, aktivitas PT Dizamatra Powerindo tidak hanya beroperasi di sekitar wilayah tertentu saja, melainkan juga melintasi sebagian kawasan Desa Putak. Oleh karena itu, ia menilai sudah seharusnya desa yang dipimpinnya mendapatkan perhatian yang sama seperti desa-desa lain di sekitar wilayah kerja perusahaan.


‎“Selama saya menjabat sebagai Kepala Desa Putak kurang lebih tiga tahun, kami belum pernah menerima bantuan ataupun bentuk kontribusi dari pihak perusahaan,” ujar Marlin.


‎Ia menjelaskan bahwa sejumlah desa lain yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan telah mendapatkan bantuan secara rutin. Desa-desa tersebut di antaranya Talang Taling, Segayam, Kayu Ara Batu, Harapan Mulya, Mulya Abadi, dan Patra Tani.


‎Bantuan yang diberikan, lanjutnya, mencakup program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), seperti penyaluran hewan kurban pada momen Hari Raya Idul Adha, .


‎“Kami melihat desa lain bisa mendapatkan bantuan, terutama saat Idul Adha. Sementara Desa Putak yang juga berada di wilayah lintasan operasional justru belum tersentuh,” tambahnya.


‎Marlin menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud menyudutkan perusahaan, melainkan hanya menginginkan kejelasan dan keadilan dalam distribusi bantuan kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh aktivitas industri.


‎Ia berharap pihak PT Dizamatra Powerindo dapat memberikan penjelasan secara terbuka terkait kebijakan penyaluran bantuan CSR, serta mempertimbangkan Desa Putak sebagai salah satu wilayah yang berhak menerima manfaat dari keberadaan perusahaan tersebut.


‎“Kami hanya meminta kejelasan dan perhatian yang adil. Masyarakat Desa Putak juga bagian dari wilayah yang terdampak operasional perusahaan,” tegasnya.


‎Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sinergi antara perusahaan dan pemerintah desa sangat penting untuk menciptakan hubungan yang harmonis serta mendukung pembangunan daerah. Ia juga berharap ke depan adanya komunikasi yang lebih intens antara pihak perusahaan dengan pemerintah desa agar tidak terjadi kesenjangan sosial di tengah masyarakat.


‎Hingga berita ini disampaikan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Dizamatra Powerindo terkait pernyataan Kepala Desa Putak tersebut.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

نموذج الاتصال