Tindakan anarkis kembali dilaporkan terjadi di Surabaya, kali ini menimpa seorang pria yang sedang bertugas mengirimkan katering di kawasan Jl. Kusuma Bangsa, tepatnya di depan Brain Academy Center (kantor Ruang Guru).
Insiden bermula pada pukul 11.30 WIB ketika korban memarkirkan mobilnya untuk menurunkan barang, namun tiba-tiba didatangi oleh seorang oknum juru parkir (jukir) yang marah-marah. Oknum tersebut secara agresif menyuruh korban memindahkan posisi mobil sambil mengeklaim bahwa dirinya "menguasai wilayah" tersebut dan setiap pengendara wajib menuruti segala perintahnya.
Ketegangan sempat meningkat saat korban mencoba merekam aksi marah-marah tersebut menggunakan ponsel, yang dibalas dengan upaya perampasan paksa oleh sang jukir. Meski sempat dilerai oleh petugas keamanan setempat dan korban sudah mengikuti instruksi parkir serta membayar biaya parkir secara benar, permasalahan ternyata tidak berhenti di situ.
Saat korban sedang fokus menurunkan muatan katering, oknum jukir tersebut secara tiba-tiba melakukan serangan fisik dengan mencek1k leher korban sambil terus meluapkan emosinya.
Aksi penyerangan fisik ini diketahui disaksikan oleh beberapa orang di lokasi, termasuk petugas keamanan, pegawai kantor, dan seorang pengemudi ojek online. Korban saat ini sedang berupaya mengumpulkan bukti tambahan melalui rekaman CCTV dari pihak kantor terkait untuk melengkapi bukti video yang telah dimiliki sebelumnya.
Laporan ini kini tengah menjadi sorotan publik dengan harapan adanya tindakan tegas dari pihak berwenang agar aksi premanisme berkedok parkir di Surabaya tidak kembali memakan korban.
