Muara Enim.jurnalisme.info, 30 Maret 2026 — Aksi sigap ditunjukkan oleh Kepala Desa Sukamenang, Ahmad Redi, saat membantu mengatur arus lalu lintas pasca terjadinya kecelakaan di kawasan simpang empat Gelumbang, Senin (30/3/2026).
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada Siang Hari dan sempat menyebabkan kemacetan cukup panjang di salah satu titik lalu lintas yang dikenal padat di wilayah tersebut. Beberapa kendaraan dilaporkan terlibat dalam insiden tersebut, sehingga arus kendaraan dari berbagai arah mengalami perlambatan.
Melihat situasi tersebut, Ahmad Redi yang kebetulan berada Melintas Dari Arah Prabumulih langsung Turun kelokasi kejadian langsung dan turun tangan. Tanpa menunggu petugas berwenang tiba, ia dengan sigap membantu mengatur kendaraan yang melintas agar tidak terjadi penumpukan yang lebih parah.
“Sebagai kepala desa, sudah menjadi tanggung jawab saya untuk membantu masyarakat, apalagi dalam kondisi darurat seperti ini,” ujar Ahmad Redi di sela-sela kegiatannya mengatur arus lalu lintas.
Aksi cepat tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar dan para pengendara yang melintas. Mereka menilai kehadiran seorang pemimpin di tengah situasi darurat memberikan rasa aman serta membantu mempercepat penanganan kondisi di lapangan.
Selain mengatur lalu lintas, Ahmad Redi juga turut memastikan kondisi korban kecelakaan mendapatkan penanganan. Beberapa warga setempat membantu mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan puskesmas Gelumbang terdekat.
Simpang empat Gelumbang sendiri merupakan salah satu titik strategis yang menghubungkan beberapa jalur penting di wilayah Kabupaten Muara Enim. Oleh karena itu, kecelakaan yang terjadi di kawasan tersebut kerap berdampak pada kelancaran arus kendaraan.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat berkendara, khususnya di titik-titik rawan kecelakaan. Di sisi lain, tindakan cepat dan kepedulian sosial seperti yang ditunjukkan Ahmad Redi diharapkan dapat menjadi contoh bagi para pemimpin dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan masing-masing.

