MUARA ENIM.jurnalisme.info.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Kabar duka menyelimuti keluarga besar insan pers atas berpulangnya jurnalis senior, Umar Dani, pada Minggu, 01 Maret 2026 pukul 10.00 WIB di RSUD Prabumulih, dalam usia 62 tahun.
Almarhum merupakan warga Desa Danau Rata, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, yang selama kurang lebih satu minggu menjalani perawatan akibat stroke dan tekanan darah tinggi sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir.
Kepergian almarhum bukan hanya meninggalkan kesedihan mendalam, tetapi juga ruang hening yang sarat kenangan atas ketulusan, dedikasi, dan integritasnya dalam dunia jurnalistik.
Umar Dani dikenal sebagai pribadi yang hangat, rendah hati, serta mudah membaur dengan siapa pun. Dalam dinamika dunia pers yang penuh tantangan, beliau hadir sebagai sosok penyejuk—tidak membedakan antara wartawan muda maupun senior, dan selalu menjunjung tinggi etika serta kebersamaan.
Sepanjang perjalanan kariernya, almarhum aktif menorehkan karya-karya jurnalistik melalui website pribadinya Umardaninews.com. Sebelumnya, beliau juga dikenal melalui kanal SultanmudaTV.com serta sejumlah media online lainnya. Meski dalam waktu terakhir beliau mulai jarang menerbitkan tulisan, jejak pemikiran dan karya-karyanya tetap hidup sebagai referensi dan inspirasi bagi rekan-rekan seprofesi.
KAPERWIL SUMSEL,Media Jurnalisme,info, ROBIN ANDRIYANSYAH menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum.
“SELAMAT JALAN KAWAN, karya jurnalistik mu tetap akan menjadi karya terbaik. Kami akan selalu mengenangmu sebagai sahabat, kerabat, dan saudara dalam satu pena. Semoga engkau dengan segala amal kebaikanmu ditempatkan di sisi Allah SWT.”
“Kami ikut berduka sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara kita Jurnalis Almarhum Umar Dani. Karyamu tetap kami kenang, semua kebaikanmu akan kami ingat. Keakraban dan kedewasaanmu tetap kami hargai. Beliau adalah sosok jurnalis yang baik, supel, dan tanpa membedakan apa pun.
Selamat jalan kawan, semoga semua kebaikanmu menempatkanmu di sisi Allah SWT. Amin.”
Sesungguhnya setiap jiwa pasti akan kembali kepada-Nya. Namun orang-orang baik tidak pernah benar-benar pergi—mereka hidup dalam doa, dalam kenangan, dan dalam setiap jejak kebaikan yang ditinggalkan.
Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf almarhum, melapangkan kuburnya, menerima seluruh amal ibadahnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan.
Selamat jalan, saudara jurnalis kami. Jasamu dalam dunia jurnalistik akan tetap hidup, dan namamu akan selalu kami sebut dalam doa.

