Tuntut Transparasi Puluhan Warga Pekon Banjar Negri Kec, Gunung Alip Melakukan Demonstrasi


Tanggamus, Jurnalisme.info- 

Puluhan warga Pekon Banjar Negri Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Pekon, pada Senin (19/01/2026). Massa menuntut pihak aparat penegak hukum dan inspektorat untuk memeriksa dan meng audit anggaran dana Desa Pekon Banjar Negri karena dinilai tidak ada transparansi dalam merealisasikan anggaran dana desanya.


" Kami meminta agar inspektorat dan menegak hukum dapat memeriksa dan mengaudit anggaran dana desa sejak tahun 2022 sampai 2024 karena selama ini tidak ada transparansi" ujar salah satu perwakilan dalam orasinya 


Dalam pantauan di lokasi, warga datang dengan membawa berbagai atribut dan spanduk yang berisi kecaman terhadap kepemimpinan Carfi juhir , tampak dilokasi Salah satu spanduk bertuliskan, “ Periksa Anggaran tahun 2022/2024 karena banyak di salah gunakan,” tulis dalam spanduk.


Secara bersama-sama, perwakilan warga menyampaikan orasi yang berisi kritik tajam serta kekecewaan atas kepemimpinan kepala Pekon Carfi . Menurut mereka Carfi selama menjabat selalu sewenang wenang mulai dari pembentukan pengurus serta pengelolaan BUMDES hingga tidak transparan dalam pengambilan kebijakan yang berdampak pada masyarakat.


Warga menegaskan, aksi protes akan terus berlanjut hingga tuntutan mereka dikabulkan. “Kami tidak akan berhenti dan akan mengumpulkan masa yang lebih banyak lagi sebelum tuntutan kami di kabulkan ” seru salah satu peserta aksi.


Sementara itu kepala Pekon Banjar Negri Charpy dalam tanggapan nya menjelaskan bahwa dirinya baru mengetahui setelah menerima laporan akan adanya masyarakat yang akan melakukan demonstrasi.


" Kami baru mengetahui setelah adanya laporan dari polres Tanggamus bahwa akan ada demonstrasi" ujar Charpy dalam tanggapan nya.


Carfi juga menambahkan bahwa persoalan tuntutan yang diajukan bahwa tidak ada adanya transparansi dalam merealisasikan anggaran dana desa hal itu tidak benar sebab semua sudah terealisasi sesuai dengan hasil musyawarah dan sudah di laporkan ke pemerintah Daerah.


" Masyarakat menuntut tidak adanya transparansi anggaran sedangkan kami sudah melaksanakan nya dengan benar benar real sesuai dengan hasil musyawarah dan sudah di periksa inspektorat," tegasnya


Meskipun tidak terjadi kericuhan namun jajaran kepolisian dan TNI tetap melaksanakan pengamanan serta pengawalan aksi demonstrasi.

(mukrisin) 

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

نموذج الاتصال