🕒 00:00:00
🌤️ Memuat cuaca...
📈 IHSG 7.250 ▲ +0.45% | BBCA 9.850 ▲ +0.30% | BBRI 4.120 ▼ -0.15%
🚨 BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
📰
Berita Terkini
Informasi terbaru untuk pembaca Jurnalisme INFO
UPDATE 10 MENIT
Memuat berita terbaru...

Hari Kedua Sosialisasi Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba di Limo Koto, Kapolsek Bonjol Paparkan Bahaya Narkoba

Limo Koto, Jurnalisme info-

Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang terus dilakukan di Nagari Limo Koto, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman.

Memasuki hari kedua kegiatan sosialisasi pencegahan dan penyalahgunaan narkoba, suasana edukatif berlangsung di Aula Nagari Limo Koto, Selasa (22/9/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Kapolsek Bonjol, AKP Antoni Hasibuan, sebagai pemateri utama.

Sosialisasi diikuti sebanyak 25 peserta yang berasal dari kalangan pemuda, dengan peserta merupakan representasi dari lima jorong yang ada di Nagari Limo Koto. Masing-masing jorong mengutus lima orang pemuda untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Kehadiran para pemuda dari berbagai jorong diharapkan tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan informasi dan edukasi mengenai bahaya narkoba kepada lingkungan masing-masing.

Dalam pemaparannya, AKP Antoni Hasibuan menjelaskan secara mendalam mengenai pengertian narkoba, jenis-jenis narkotika dan obat-obatan terlarang, serta berbagai dampak yang dapat ditimbulkan akibat penyalahgunaannya.

Menurutnya, narkoba bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan sosial yang dapat memberikan dampak serius terhadap kehidupan seseorang, keluarga, lingkungan masyarakat hingga masa depan generasi muda.

Kapolsek Bonjol menerangkan bahwa narkoba merupakan zat atau obat yang dapat memengaruhi kondisi fisik maupun psikis seseorang. Penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan ketergantungan dan menimbulkan berbagai persoalan apabila tidak dicegah sejak dini.

“Pemuda harus mengetahui apa itu narkoba, jenis-jenisnya, serta bagaimana dampak yang ditimbulkan. Jangan sampai karena ketidaktahuan atau pengaruh lingkungan, seseorang kemudian mencoba dan akhirnya terjerumus,” ujar AKP Antoni Hasibuan dalam pemaparannya.

Ia menjelaskan, penyalahgunaan narkoba dapat berdampak terhadap kondisi mental dan fisik penggunanya. Dari sisi mental, penyalahgunaan narkoba dapat memengaruhi perilaku, emosi, pola pikir dan kemampuan seseorang dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Sementara dari sisi fisik, penggunaan narkoba secara tidak tepat dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan tubuh dan berpotensi menimbulkan ketergantungan.

Karena itu, menurut AKP Antoni, langkah pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama. Tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan keluarga, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tenaga pendidik serta kelompok pemuda.

“Pencegahan jauh lebih penting. Kita harus bersama-sama menjaga generasi muda agar tidak mengenal dan mencoba narkoba. Kalau sudah terjerumus, persoalannya akan jauh lebih kompleks,” tegasnya.

Pemuda Diminta Jadi Garda Terdepan

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Bonjol juga memberikan perhatian khusus terhadap peran pemuda. Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Pemuda diharapkan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat dengan memberikan pemahaman kepada teman sebaya mengenai bahaya narkoba serta berani mengambil sikap untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

“Pemuda jangan hanya menjadi penonton. Jadilah bagian dari upaya pencegahan. Kalau ada lingkungan yang mulai mengarah kepada penyalahgunaan narkoba, jangan dibiarkan. Sampaikan kepada pihak yang berwenang dan lakukan langkah pencegahan,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh ajakan ataupun bujuk rayu yang dapat mengarah kepada penyalahgunaan narkoba.

Terlebih di tengah perkembangan zaman dan kemudahan komunikasi, informasi mengenai narkoba dapat menyebar dengan cepat. Karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan.

Wali Nagari: Limo Koto Berkomitmen Perangi Narkoba

Sementara itu, Wali Nagari Limo Koto, Ismed Junaidi, menegaskan komitmen Pemerintah Nagari Limo Koto untuk terus melakukan berbagai langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba.

Menurut Ismed Junaidi, persoalan narkoba harus menjadi perhatian bersama karena dampaknya dapat merusak masa depan generasi muda dan mengganggu ketahanan sosial masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Nagari Limo Koto tidak ingin generasi muda di wilayahnya menjadi korban penyalahgunaan narkoba.

“Nagari Limo Koto berkomitmen untuk memerangi narkoba. Kita tidak ingin generasi muda kita rusak karena narkoba. Pencegahan harus dilakukan bersama-sama dan dimulai dari lingkungan keluarga, masyarakat serta nagari,” ujar Ismed Junaidi.

Ia menilai kegiatan sosialisasi seperti ini memiliki arti penting karena memberikan pengetahuan secara langsung kepada para pemuda mengenai bahaya narkoba sekaligus membangun kesadaran bersama.

Menurutnya, para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut diharapkan dapat membawa pengetahuan yang diperoleh ke jorong masing-masing.

“Peserta yang hadir merupakan perwakilan pemuda dari lima jorong. Kita berharap mereka nantinya dapat menyampaikan kembali apa yang telah mereka dapatkan hari ini kepada teman-teman dan masyarakat di jorong masing-masing,” katanya.

Ismed juga menyampaikan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan hanya melalui tindakan setelah terjadi penyalahgunaan. Upaya pencegahan dan edukasi harus diperkuat agar masyarakat memiliki pengetahuan dan keberanian untuk menolak narkoba.

Bangun Kesadaran dari Lingkungan Nagari

Pemerintah Nagari Limo Koto, lanjut Ismed, akan terus mendorong keterlibatan pemuda dalam berbagai kegiatan positif. Menurutnya, kegiatan kepemudaan, sosial, olahraga, keagamaan dan kegiatan kemasyarakatan dapat menjadi salah satu sarana untuk membangun lingkungan yang sehat sekaligus memperkuat kebersamaan.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian yang sama terhadap persoalan narkoba.

“Jangan sampai kita baru bergerak ketika sudah ada korban. Kita harus melakukan pencegahan sejak sekarang. Pemerintah nagari bersama masyarakat, pemuda dan aparat akan terus berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Ia juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan perhatian terhadap pergaulan anak-anak mereka. Pengawasan keluarga, menurutnya, menjadi salah satu benteng penting dalam mencegah generasi muda terpengaruh lingkungan negatif.

25 Pemuda Jadi Representasi Lima Jorong

Kegiatan sosialisasi hari kedua tersebut diikuti 25 pemuda yang berasal dari lima jorong di Nagari Limo Koto. Setiap jorong mengirimkan lima orang perwakilan.

Komposisi peserta tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi yang diperoleh selama kegiatan. Setelah mengikuti sosialisasi, para pemuda diharapkan dapat menjadi penyampai pesan positif kepada lingkungan masing-masing.

Materi yang disampaikan Kapolsek Bonjol juga menjadi bekal bagi para peserta untuk memahami bahwa narkoba bukan sekadar persoalan hukum, melainkan ancaman yang dapat berdampak terhadap kesehatan, kehidupan sosial, pendidikan, pekerjaan, keluarga dan masa depan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Nagari Limo Koto bersama jajaran kepolisian dan masyarakat menunjukkan adanya kesamaan komitmen untuk memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba dari tingkat nagari.

Sosialisasi ini sekaligus menjadi momentum untuk membangun kesadaran bahwa perang terhadap narkoba bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.

Dengan keterlibatan aktif pemuda, dukungan pemerintah nagari, peran keluarga serta sinergi dengan aparat keamanan, diharapkan Nagari Limo Koto mampu membangun lingkungan yang semakin sadar terhadap bahaya narkoba dan mampu melindungi generasi mudanya dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

“Brantas narkoba, selamatkan generasi muda, dan bangun Nagari Limo Koto yang sehat, aman serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.”

Anjasri,C.PIL

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

Iklan

نموذج الاتصال