BONJOL, Jurnalisme.info-
Kegiatan sosialisasi hari kedua di Kantor Nagari Lima Koto, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, berlangsung khidmat dan penuh antusiasme warga, Selasa (23/9/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber utama, yakni Bapak Kapolsek Bonjol dan Bapak Kepala KUA Bonjol. Dengan mengusung tema *"Narkoba Itu Musuh Kita Bersama"*, sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman bahaya narkoba kepada masyarakat nagari.
Dalam paparannya, Kapolsek Bonjol menegaskan bahwa peredaran narkoba sudah sangat meresahkan dan menyasar semua kalangan, terutama generasi muda. Ia mengajak seluruh masyarakat, ninik mamak, tokoh pemuda dan orang tua untuk bersama-sama memerangi narkoba dengan cara melaporkan jika ada yang mencurigakan di lingkungan masing-masing.
"Narkoba bukan hanya tugas polisi, tapi musuh kita bersama. Kalau bukan kita yang jaga kampung kita, siapa lagi. Jangan beri ruang bagi pengedar di Nagari Lima Koto," tegas Kapolsek Bonjol di hadapan peserta.
Sementara itu, Kepala KUA Bonjol menyampaikan dari sisi agama dan moral. Menurutnya, narkoba merusak akal, merusak generasi dan dilarang dalam agama. Ia mengajak para orang tua untuk lebih mengawasi pergaulan anak-anak dan memperbanyak kegiatan keagamaan di masjid dan musholla.
"Kuatkan iman, dekatkan anak-anak kita ke masjid. Kalau imannya kuat, insya Allah akan terhindar dari narkoba," ujarnya.
Kegiatan yang dihadiri oleh Wali Nagari Lima Koto, perangkat nagari, tokoh masyarakat, pemuda dan ibu-ibu PKK ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan komitmen bersama untuk menjadikan Nagari Lima Koto Bersih dari Narkoba (Bersinar).
*Reporter: Warman Jurnalisme.info



