MUARA ENIM, jurnalisme,info— Jajaran Polsek Gunung Megang Polres Muara Enim kembali bergerak cepat menindaklanjuti informasi titik panas (hotspot) yang terpantau di wilayah hukumnya. Satu titik hotspot langsung dilakukan ground check hingga ke titik nol di Desa Bangun Sari, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Rabu (2/9/2026).
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Gunung Megang AKP KMS Erwin, S.H., M.H., mengatakan pengecekan dilakukan setelah terpantau satu titik hotspot di wilayah Desa Bangun Sari.
“Hasil pengecekan di lapangan ditemukan adanya titik api dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 5 hektare. Lahan tersebut terdapat tanaman sawit,” ujar AKP KMS Erwin.
Ground check dilakukan mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai. Lokasi hotspot berada pada koordinat 3°33'03.9"S 103°53'39.5"E, yang masuk wilayah Desa Bangun Sari, Kecamatan Gunung Megang.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Gunung Megang yang turun ke lokasi yakni AKP KMS Erwin, S.H., M.H., IPDA Jerry Astriyanto, S.H., dan Brigpol Agung Dwi Wahyu.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang menyampaikan bahwa pengecekan langsung terhadap setiap informasi hotspot merupakan bagian dari langkah deteksi dini dalam mencegah meluasnya Karhutla.
“Personel langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan. Selain melakukan dokumentasi, petugas juga memberikan imbauan kepada pemerintah desa dan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” jelasnya.
Polres Muara Enim terus mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran meluas.
Deteksi dini dan respons cepat menjadi langkah penting Polres Muara Enim bersama masyarakat dalam menjaga wilayah dari ancaman Karhutla.





