🕒 00:00:00
🌤️ Memuat cuaca...
📈 IHSG 7.250 ▲ +0.45% | BBCA 9.850 ▲ +0.30% | BBRI 4.120 ▼ -0.15%
🚨 BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...

Mantan Nelayan Minta Media Jangan Membesar-besarkan Isu PIP di Muara Air Kantung

Sungailiat, Jurnalisme.info-

Abdul Rais, warga dan mantan nelayan, meminta kepada rekan-rekan wartawan agar tidak membesar-besarkan pemberitaan terkait aktivitas Penambangan Inkonvensional/PI menggunakan Ponton Isap Produksi /PIP di dalam muara Air Kantung. 


Hal tersebut disampaikannya di Sungailiat, Minggu 31/08/2026.


Menurut Rais, aktivitas PIP di muara tersebut sejatinya bertujuan untuk membantu pendalaman alur muara agar akses keluar masuk nelayan saat melaut menjadi lebih lancar.


"Pemerintah tidak ada anggaran buat pengerukan alur muara Jelitik. Solusi buat meringankan pengerukan hanya dengan menggunakan alat penambang," ujar Rais.


Rais tidak memungkiri bahwa para penambang memang mencari hasil timah. Namun di sisi lain, ia menilai mereka juga memberikan sumbangsih dengan mengangkat pasir dari alur muara ke darat.


"Dengan adanya penambangan yang mencari timah sekaligus mengangkat pasir yang berada di dalam alur muara yang mengakibatkan pendangkalan, setidaknya membantu melancarkan alur keluar masuk para nelayan," jelasnya.


Ia berharap masyarakat tidak hanya melihat dari sisi hasil timah yang didapat penambang. "Kita juga harus melihat efek positif yang dihasilkan penambangan tersebut. Jangan hanya selalu melihat hasil timahnya, tetapi juga manfaat yang ditimbulkan," kata Rais.


Lebih lanjut, Rais menyampaikan bahwa penambangan menggunakan TI atau PIP bisa saja tidak dilakukan jika ada solusi dari pemerintah. Ia juga menyinggung pihak-pihak yang kerap mengaku peduli nelayan.


"Saya minta kepada seluruh pihak yang selalu sok pahlawan di siang bolong, yang selalu mengatasnamakan peduli nelayan, agar memberi solusinya biar alur muara Jelitik bisa lancar. Kalau tidak ada solusi buat mendalami alur muara Jelitik yang menjadi akses keluar masuk nelayan dan juga akses perekonomian pelabuhan serta menghidupkan pasar nelayan, cukup diam saja jangan sok pahlawan atau sok peduli," tegasnya.


"Karena kita sudah tahu kalau pemerintah tidak ada anggaran buat pengerukan alur muara di Jelitik," pungkasnya. *(TR)*

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

Iklan

نموذج الاتصال