Camat Gelumbang Hadiri Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla di Polsek Gelumbang

Muara Enim, Jurnalisme.Info-

Camat Gelumbang, Chandra Firmansyah, S.E., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar di Aula Polsek Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, Senin (3/8/2026).


Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi pada musim kemarau. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antarinstansi dalam upaya pencegahan maupun penanganan Karhutla di wilayah Kecamatan Gelumbang dan sekitarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Gelumbang Iptu Budianto, S.H., beserta jajaran anggota Polsek Gelumbang, Camat Gelumbang Chandra Firmansyah, S.E., M.Si., Danramil 404-01/Gelumbang Kapten Inf. Sutrisno, Camat Kelekar Muhtarimin, S.Pd., M.Si., perwakilan Kecamatan Muara Belida, Plt. Lurah Gelumbang Edwar Fansyuri, S.Ag., Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta Manggala Agni.

Dalam sambutannya, Kapolsek Gelumbang Iptu Budianto, S.H., menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini diselenggarakan sebagai upaya antisipasi dan kesiapsiagaan seluruh pihak apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.

"Rakor ini bertujuan agar seluruh stakeholder dapat bersinergi dan terkoordinasi dengan baik dalam melakukan pengendalian Karhutla, sekaligus menekan dampak negatif dan kerugian dari berbagai sektor," ujar Kapolsek.

Sementara itu, Camat Gelumbang Chandra Firmansyah, S.E., M.Si., mengatakan bahwa pemerintah kecamatan bersama TNI dan Polri terus melaksanakan patroli terpadu dan sosialisasi langsung kepada masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, edukasi kepada masyarakat sangat penting agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan.

Pada kesempatan yang sama, Danramil 404-01/Gelumbang Kapten Inf. Sutrisno memaparkan peran TNI dalam pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan Karhutla, agar segera melaporkan apabila terjadi kebakaran dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar," tegas Kapten Inf. Sutrisno.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih bijaksana dalam mengelola lahan pertanian serta menghindari praktik pembukaan lahan berpindah yang dapat memicu kebakaran.

"Berikan pemahaman kepada masyarakat agar arif dalam mengelola lahan, jangan membuka lahan dengan cara berpindah-pindah sehingga masyarakat sadar dan menghindari membuka lahan dengan membakar," ungkapnya.

Kapten Inf. Sutrisno menambahkan bahwa dampak kebakaran hutan dan lahan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas transportasi darat, laut, dan udara, serta menyebabkan berbagai penyakit, khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Di akhir kegiatan, Danramil mengajak seluruh instansi pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk segera melaporkan apabila terjadi kebakaran lahan kepada pemerintah desa, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas agar proses pemadaman dapat dilakukan secara cepat sehingga api tidak meluas ke wilayah lainnya.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat memperkuat kerja sama dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Muara Enim.
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

نموذج الاتصال