Audiensi Pers Bersatu Tuah Saiyo dengan Bupati Pasaman, Bangun Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Lubuk Sikaping, Jurnalisme.info-

Semangat membangun daerah melalui sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah mengemuka dalam audiensi Pers Bersatu Tuah Saiyo (PBTS) bersama Bupati Pasaman H. Welly Suheri, ST, yang berlangsung di ruang kerja Bupati Pasaman, Senin (3/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi serta kemitraan konstruktif antara organisasi pers dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman.

Dalam suasana penuh keakraban, jajaran PBTS menyampaikan sejumlah gagasan dan pandangan terkait peran pers dalam mengawal pembangunan daerah. Pers dinilai tidak hanya memiliki fungsi menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat, transparan dan berimbang.

Ketua Pers Bersatu Tuah Saiyo (PBTS) Yunzar Lubis menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan langkah untuk mempererat hubungan kelembagaan antara insan pers dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman.

“Kami ingin membangun sinergi yang positif dengan pemerintah daerah. Pers memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara berimbang, sekaligus menjadi mitra kritis pemerintah dalam memberikan masukan demi kepentingan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Pasaman,” ujar Ketua PBTS.

Menurutnya, hubungan pers dan pemerintah tidak semata-mata berada pada posisi pemberitaan, tetapi harus dibangun melalui komunikasi yang terbuka dan profesional.

PBTS juga berharap ruang komunikasi antara wartawan dan pemerintah daerah terus dibuka sehingga berbagai program pembangunan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara utuh, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kritik secara konstruktif.

Sementara itu, Bupati Pasaman H. Welly Suheri, ST menyambut baik audiensi tersebut. Menurutnya, keberadaan pers memiliki posisi strategis dalam membantu pemerintah menyampaikan berbagai program kepada masyarakat.

“Kami menyambut baik audiensi ini. Pemerintah daerah tentu membutuhkan pers sebagai mitra dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Yang terpenting adalah membangun komunikasi yang baik, saling menghargai dan bersama-sama memberikan informasi yang benar serta mencerdaskan masyarakat,” ungkap Bupati.

Bupati menegaskan, kritik dan masukan dari insan pers merupakan bagian dari dinamika pembangunan. Pemerintah daerah, kata dia, terbuka terhadap masukan yang disampaikan secara objektif dan konstruktif.

“Pemerintah tidak alergi terhadap kritik. Justru kritik yang konstruktif dapat menjadi bahan evaluasi agar pelayanan dan pembangunan di Kabupaten Pasaman semakin baik,” demikian poin penting yang disampaikan Bupati dalam audiensi tersebut.

Pertemuan PBTS dengan Bupati Pasaman ini diharapkan menjadi awal semakin kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam mengawal pembangunan.

Pers diharapkan tetap menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional, independen dan berimbang. Sementara pemerintah daerah diharapkan terus membuka ruang komunikasi dan keterbukaan informasi publik.

Dengan sinergi tersebut, pers dan pemerintah dapat berjalan beriringan dalam satu tujuan: menghadirkan informasi yang berkualitas, mengawal pembangunan secara kritis dan konstruktif, serta mendorong terwujudnya Pasaman yang semakin maju dan sejahtera.

Audiensi pun berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus mempertegas bahwa komunikasi yang sehat antara pemerintah dan pers merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun daerah.

Jurnalis : Anjasri,C.PIL

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

نموذج الاتصال