Labuhanbatu Utara | jurnalisme.info– Upaya membangun generasi muda yang bebas dari penyalahgunaan narkotika terus digencarkan Satres Narkoba Polres Labuhanbatu. Melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Forum Ta'aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI), ratusan peserta didik baru SMKS Muhammadiyah 3 Aek Kanopan mendapatkan pembekalan mengenai bahaya narkoba, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula COE SMKS Muhammadiyah 3 Aek Kanopan, Jalan KH Ahmad Dahlan No. 16, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, dipimpin oleh KBO Satres Narkoba Polres Labuhanbatu, IPTU R. Damanik.
Dalam penyampaiannya, IPTU R. Damanik menegaskan bahwa pelajar merupakan aset bangsa yang harus dilindungi dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Karena itu, edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah penting untuk membentuk karakter generasi muda yang sehat dan berprestasi.
Para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika, ciri-cirinya, modus peredaran yang kerap menyasar kalangan remaja, hingga dampak buruk yang ditimbulkan, baik terhadap kesehatan, masa depan pendidikan, kehidupan sosial, maupun konsekuensi hukum bagi para pelaku.
"Kalian adalah harapan bangsa. Jangan pernah tergoda mencoba narkoba dalam bentuk apa pun. Jadilah pelopor di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk mengajak teman-teman menjauhi narkotika serta mengisi masa muda dengan prestasi," pesan IPTU R. Damanik di hadapan para peserta.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan seputar bahaya narkotika, ancaman hukumnya, hingga langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.
Kepala SMKS Muhammadiyah 3 Aek Kanopan, Rudi Aspizar, ST, menyampaikan apresiasi kepada Satres Narkoba Polres Labuhanbatu atas kepedulian dalam memberikan edukasi kepada peserta didik baru.
Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan untuk membangun kesadaran para pelajar agar mampu mengenali dan menghindari bahaya narkotika sejak dini. Ia juga berharap sinergi antara pihak sekolah dengan Polres Labuhanbatu dan Polsek Kualuh Hulu terus terjalin dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari narkoba.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa tidak hanya memahami risiko penyalahgunaan narkotika, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang turut mengampanyekan gaya hidup sehat serta menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitarnya.
Fauzan

