Muara Enim.jurnalisme.info-
Pemerintah Desa Midar menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dalam rangka verifikasi dan validasi calon penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kepala Desa Midar pada Rabu. 25 Februari 2026.
Musdesus ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Midar, Sumnani, bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa Egit, perangkat desa, para Ketua RT, serta anggota Linmas. Kehadiran seluruh unsur pemerintahan desa dan lembaga terkait ini menunjukkan komitmen bersama dalam memastikan program bantuan pemerintah berjalan dengan transparan dan tepat sasaran.
Komitmen Transparansi dan Ketepatan Sasaran
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sumnani menyampaikan bahwa pelaksanaan Musdesus merupakan tahapan penting sebelum penetapan daftar penerima BLT-DD Tahun 2026. Ia menegaskan bahwa proses verifikasi dan validasi harus dilakukan secara terbuka dan berdasarkan data riil di lapangan.
“Melalui Musdesus ini, kita ingin memastikan bahwa penerima BLT Dana Desa benar-benar masyarakat yang memenuhi kriteria dan membutuhkan bantuan. Tidak boleh ada data ganda maupun penerima yang tidak sesuai aturan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran RT sebagai ujung tombak pendataan warga, karena mereka yang paling mengetahui kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di lingkungan masing-masing.
Dalam forum musyawarah tersebut, dilakukan pembahasan secara rinci terhadap daftar calon penerima yang sebelumnya telah dihimpun oleh perangkat desa. Data tersebut kemudian dicocokkan kembali dengan kondisi aktual di lapangan, termasuk memperimbangkan
Kondisi ekonomi keluarga
Status pekerjaan dan penghasilan
Kepemilikan bantuan sosial lainnya
Keadaan khusus seperti lansia, disabilitas, atau sakit menahun
Setiap nama yang diusulkan dibahas bersama, dan apabila terdapat perbedaan pendapat, diselesaikan melalui musyawarah mufakat.
Pendamping Desa, Egit, turut memberikan arahan agar proses verifikasi tetap mengacu pada regulasi yang berlaku dan tidak menyimpang dari ketentuan pemerintah pusat.
Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut, serta mengingatkan pentingnya menjaga situasi yang aman dan kondusif selama proses pendataan hingga penyaluran bantuan nantinya.
Partisipasi Aktif Peserta Musyawarah
Suasana Musdesus berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Para Ketua RT menyampaikan laporan kondisi warga di wilayah masing-masing, termasuk perubahan data akibat faktor ekonomi maupun sosial. Beberapa usulan penambahan dan pengurangan nama calon penerima pun dibahas secara terbuka.
BPD sebagai lembaga pengawas desa juga berperan aktif memberikan masukan dan memastikan bahwa seluruh tahapan dilakukan sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi.
Hasil akhir dari musyawarah tersebut berupa kesepakatan bersama terkait daftar nama penerima BLT-DD Tahun 2026 yang akan ditetapkan melalui berita acara dan menjadi dasar penyaluran bantuan.
Harapan Pemerintah Desa
Dengan terselenggaranya Musdesus ini, Pemerintah Desa Midar berharap penyaluran BLT Dana Desa Tahun 2026 dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Desa Sumnani juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program pemerintah desa serta tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam membangun Desa Midar ke arah yang lebih baik.
“Kita ingin bantuan ini benar-benar membantu meringankan beban warga. Mari kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik dan sesuai aturan,” tutupnya.
Kegiatan Musdesus ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk kesepakatan bersama dan komitmen seluruh pihak dalam menyukseskan program BLT Dana Desa Tahun 2026 di Desa Midar.

