ACEH TENGAH-Jurnalisme.Com:Kurang dari 24 jam, satuan reserse kriminal (Satreskrim) polres Bener Meriah berhasil meringkus RF (25) warga Kabupaten Aceh Tengah, yang diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap Hairul Bani Takwa (26) dan istrinya Teria Indriyani Risqi warga Kampung (Desa *Red) Blang Tampu Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah, Senin (05/01/2026).
Kapolres Bener Meriah melalui Kasatreskrim AKP.Supriadi mengatakan, pihaknya berhasil meringkus terduga pelaku pembunuhan terhadap pasangan suami istri, pelaku diringkus di Kampung Bale Atu Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah pada Senin 05 Januari 2026, saat ini terduga pelaku pembunuhan tersebut sudah diamankan di polres Bener Meriah untuk proses lebih lanjut.
Supriadi menerangkan kronologis penangkapan terhadap pelaku, Tim Satreskrim polres Bener Meriah menerima laporan bahwa telah terjadi tindak pidana pembunuhan di dusun Makmur Kampung Blang Tampu Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah tepatnya didalam rumah pasangan suami istri yang menjadi korban.
Kemudian Kasatreskrim membentuk Tim melakukan penyelidikan terkait keberadaan terduga pelaku yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polres Bener Meriah Akp.Supriadi, S.Sos.
"Dari hasil penyelidikan Tim menerima informasi, bahwa pelaku tindak pidana pembunuhan tersebut sedang berada di salah satu rumah perkebunan kopi di desa Bale Atu Kecamatan Bukit," ujar Supriadi.
Sekitar pukul 16.00.WIB, Tim langsung menuju kerumah itu dan menemukan terduga pelaku sedang berada didepan rumah dan langsung melakukan penangkapan.
"Setelah ditangkap, pelaku langsung dibawa ke polres Bener Meriah untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," tutur Supriadi.
Sedangkan motif pembunuhan tersebut, kata dia, saat pelaku melakukan aksi pencurian kopi didalam rumah korban, tiba-tiba korban terbangun dari tidurnya, sehingga pelaku membunuh kedua korban.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Blang Tampu di gemparkan dengan kasus pembunuhan pencurian dengan kekerasan (Curat).
Dalam peristiwa itu, Hairul Bani Takwa ditemukan bersimbah darah dengan luka bacok di kepalanya, sementara istrinya Teria Indriyani Risqi tergulai diatas tubuh suaminya tidak sadarkan diri dengan luka parah.
Warga yang menemukan langsung membawa korban kerumah sakit umum Muyang Kute Bener Meriah, diduga Hairul Bani Takwa sudah meninggal sebelum tiba dirumah sakit.
Sementara kondisi istrinya kritis, dan sempat dirujuk kerumah sakit umum Kabupaten Bireun, sebelum akhirnya dikabarkan juga telah meninggal dunia.
Peristiwa Curhat ini terjadi pada Senin 05 Januari 2026 sekitar pukul 03.00.WIB.
Suriati, selaku orang tua dari korban menuturkan," Kepada bapak polisi dan penegak hukum, agar memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku, yang mana dia telah tega menghabisi nyawa anak kami," ungkap Suriati dengan air mata berlinang.
Liputan(Alamsyah)


