Ratusan Massa Bersatu Gelar Aksi Damai di Nias Tuntut Penegakan Hukum dan Sanksi Adat terhadap Pernyataan Merendahkan Ono Niha


Nias utara, Jurnalisme.info-

Ribuan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Ono Niha Bersatu menggelar aksi damai di Tugu Meriam Kota Gunungsitoli dan di Mapolres Nias. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan ketegasan masyarakat menuntut penegakan hukum atas pernyataan seorang oknum berinisial "Z" yang viral di media sosial karena merendahkan harkat dan martabat Ono Niha,28 Januari 2026.


Dalam aksi tersebut, ratusan massa menyampaikan tuntutan agar Kepolisian Resor Nias segera menindaklanjuti secara hukum pernyataan tersebut. Mereka khawatir, jika tidak ditangani secara hukum, hal tersebut dapat memicu gesekan sosial di tengah masyarakat Nias yang kental dengan budaya dan adat istiadat.

Selain menuntut penindakan hukum, massa aksi juga mendesak tokoh adat setempat untuk memberikan sanksi adat terhadap oknum yang menghina dan merendahkan Ono Niha. Sanksi adat ini diharapkan dapat memperkuat rasa hormat dan menjaga harmoni sosial di Kepulauan Nias, sesuai dengan nilai dan norma adat yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Selama berlangsungnya aksi, koordinator lapangan secara berulang kali mengingatkan seluruh peserta untuk tetap tertib, tidak terprovokasi, dan menjaga situasi tetap kondusif. Mereka menegaskan pentingnya menjaga satu komando dan semangat damai dalam menyampaikan aspirasi masyarakat.


Aksi ini mendapatkan perhatian luas dari masyarakat dan tokoh adat, sebagai bentuk perlawanan terhadap sikap tidak menghormati budaya dan adat istiadat setempat. Masyarakat Nias berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara adil, baik secara hukum  maupun adat, demi menjaga kedamaian dan keharmonisan di pulau yang kaya akan budaya ini.

(M.zai)

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

نموذج الاتصال