Menteri Sosial Masyarakat BEM Universitas Syiah Kuala Tegas, Menjaga Idealisme Mahasiswa: Dari Kepentingan Publik, Bukan Transaksi Politik


BANDA ACEH, Jurnalisme.info-

Menteri sosial BEM unsyiah, Win Farhan Abdillah, menegaskan mahasiswa yang menukar sikap kritis dengan kepentingan politik adalah penghianat nurani intelektual, gerakan mahasiswa kini berada di persimpangan serius, tetap berdiri sebagai pembela kepentingan publik, atau tenggelam sebagai alat transaksi politik yang dibungkus narasi perjuangan, Kamis (08/01/2026).

Mahasiswa bukan properti elite politik, setiap aksi pernyataan dan simbol perlawanan yang lahir dari pesanan adalah bentuk pembusukan gerakan, ketika idealisme digadaikan demi keuntungan sesaat, maka yang runtuh bukan hanya Marwah mahasiswa, tetapi juga harapan masyarakat terhadap perubahan.


Fenomena gerakan mahasiswa yang dilakukan untuk kepentingan politik praktis tidak bisa lagi ditutupi, dukungan berbayar, mobilisasi massa  pesanan demi kepentingan tertentu, adalah kejahatan moral yang mencederai sejarah panjang perjuangan mahasiswa.


"Gerakan yang dikendalikan oleh keuntungan dan kepentingan bukan lagi perlawanan, itu penipuan publik," tegas Win Farhan Afdillah.


Mahasiswa harus berani melakukan perlawanan ganda: Melawan ketidakadilan kebijakan, dan melawan pembusukan dari dalam barisan sendiri, sikap netral palsu dan kompromi pragmatis hanya akan melahirkan gerakan yang kehilangan arah dan keberanian.


Independensi bukan jargon, tetapi prinsip yang tidak bisa ditawar, mahasiswa wajib menolak segala bentuk transaksi politik, baik yang terang-terangan maupun yang dibungkus kepentingan organisasi, diam terhadap praktik tersebut sama dengan ikut menikmati pembusukan.


"Jika mahasiswa berhenti berpihak pada rakyat, maka mahasiswa tidak lebih dari alat legitimasi, yang berkepentingan, sejarah akan mencatat dengan tegas: Siapa yang melawan, dan siapa yang memilih menjual idealismenya," tutur Menteri Sosma Win Farhan.

Liputan:(Alamsyah)

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

نموذج الاتصال