🕒 00:00:00
🌤️ Memuat cuaca...
📈 IHSG 7.250 ▲ +0.45% | BBCA 9.850 ▲ +0.30% | BBRI 4.120 ▼ -0.15%
🚨 BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
📰
Berita Terkini
Informasi terbaru untuk pembaca Jurnalisme INFO
UPDATE 10 MENIT
Memuat berita terbaru...

10 Motor Berknalpot Brong Berhasil Diamankan Satlantas Polres Aceh Tengah Dalam Patroli Malam, Ciptakan Rasa Aman Kepada Masyarakat

ACEH TENGAH-Jurnalisme.Info: Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Tengah mengintensifkan patroli humanis pada malam akhir pekan guna mengantisipasi aksi balap liar, menertibkan penggunaan knalpot brong, serta memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

Langkah preventif tersebut diwujudkan melalui patroli malam yang berlangsung sejak Sabtu 19 September 2026 pukul 20.30 WIB hingga pukul 04.00. WIB. 

Dalam kegiatan itu, personel Satlantas menyasar sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan lalu lintas dan indikasi balap liar di wilayah hukum Polres Aceh Tengah.

Sebanyak 14 personel Satlantas dikerahkan menggunakan satu unit kendaraan dinas Isuzu D-Max dan dua sepeda motor patroli. Rute patroli meliputi Jalan Lebe Kader, Jalan Sengeda, Terminal Lama Takengon, Pasar Inpres, kawasan depan SPBU Jalan Lintang, serta Jalan Desa Mongal, Kecamatan Bebesen.

Selain melakukan pemantauan situasi, polisi juga berdialog dengan masyarakat yang berkumpul di sejumlah lokasi. Edukasi disampaikan agar warga mematuhi aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan berkendara, serta tidak menggunakan knalpot bising yang dapat mengganggu ketenangan dan ketertiban umum.

Hasilnya, Satlantas Polres Aceh Tengah mengamankan 10 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot bising atau brong. Pemilik kendaraan diarahkan untuk mengganti knalpot tersebut dengan knalpot standar di Mako Polres Aceh Tengah.

Kapolres Aceh Tengah AKBP. Teguh Siswoyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas AKP. Rerit Oktafiandi, S.Tr.K., S.I.K., CPHR., mengatakan patroli humanis merupakan langkah kepolisian untuk menjaga ketertiban lalu lintas sekaligus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara.

“Patroli ini tidak hanya bertujuan mengantisipasi balap liar, tetapi juga menghadirkan polisi di tengah masyarakat pada jam-jam rawan. Kami mengedepankan pendekatan humanis melalui dialog dan edukasi, disertai penertiban terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot bising,” ujar Rerit.

Ia menegaskan, penggunaan knalpot brong berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat dan ketertiban umum, sehingga para pengendara diimbau menggunakan knalpot sesuai standar serta tidak menjadikan jalan raya sebagai arena balap liar.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel di sejumlah titik rawan diharapkan dapat mendukung terciptanya lalu lintas yang aman, lancar, dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat Aceh Tengah.

Liputan:(Alamsyah).
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

Iklan

نموذج الاتصال