Perwira Intelijen Ambil Komando Ranah Minang, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy Siap Perkuat Stabilitas Sumbar
29 Juni 2026 – Babak baru kepemimpinan di jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Barat resmi dimulai. Sosok perwira tinggi Polri dengan rekam jejak panjang di dunia intelijen, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, kini dipercaya memimpin Polda Sumbar, membawa harapan baru bagi penguatan keamanan, ketertiban, dan pelayanan kepada masyarakat.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 itu ditunjuk sebagai Kapolda Sumatera Barat melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP/2026 tertanggal 7 Mei 2026. Ia menggantikan Irjen Pol Gatot Tri Suryanta yang mendapat penugasan baru sebagai Perwira Tinggi Lemdiklat Polri.
Penunjukan Irjen Djati menjadi perhatian karena ia dikenal sebagai salah satu perwira dengan spesialisasi intelijen yang telah mengabdi di berbagai wilayah strategis di Indonesia. Pengalamannya dinilai menjadi modal besar dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks di era modern.
Lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 3 Agustus 1969, Irjen Djati mengawali kariernya dari berbagai penugasan di bidang intelijen. Ia pernah menjabat Kapolres Barito Selatan, Wakil Direktur Intelkam Polda Kalimantan Tengah, Direktur Intelkam Polda Riau, Direktur Intelkam Polda Jawa Tengah, hingga menduduki jabatan strategis di Baintelkam Polri sebagai Kabidkerma dan Direktur Keamanan Khusus (Dirkamsus).
Kariernya terus menanjak dengan dipercaya sebagai Wakapolda Kalimantan Timur, Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Kalimantan Utara, hingga kini mengemban amanah sebagai Kapolda Sumatera Barat.
Sebagai perwira satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Irjen Djati dikenal memiliki gaya kepemimpinan yang tenang, cermat, serta mengedepankan pendekatan persuasif dan berbasis analisis. Kombinasi pengalaman lapangan, intelijen, dan manajemen organisasi menjadikannya salah satu figur yang dinilai mampu menjaga stabilitas keamanan di daerah yang memiliki dinamika sosial dan budaya yang kuat seperti Sumatera Barat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya meningkatkan kinerja institusi Polri.
"Mutasi jabatan adalah hal yang biasa dalam organisasi Polri sebagai bentuk regenerasi dan penyegaran organisasi. Kami mengajak seluruh personel Polda Sumbar untuk memberikan dukungan penuh kepada Bapak Kapolda yang baru dalam melanjutkan program-program yang telah berjalan, sekaligus meningkatkan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," ujar Kabid Humas.
Ia juga menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, Polda Sumbar akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.
Dengan pengalaman panjang di bidang intelijen dan pengamanan strategis, kehadiran Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy di Ranah Minang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan keamanan sekaligus menghadirkan Polri yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.
(Anjasri | Jurnalisme Info)




