Keluarga Almarhum Amshori Kembali Datangi RSUD Bahri,Mintak Penjelasan Langsung Dari Tim Medis

Palembang, Jurnalisme.Info-

Untuk kedua kalinya, keluarga almarhum Amshori, warga Desa Sukananti, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari Palembang guna meminta kejelasan terkait penanganan medis yang diterima almarhum selama menjalani perawatan.
‎Pertemuan mediasi yang digelar pada Senin (29/6/2026) tersebut difasilitasi oleh manajemen RSUD Bari sebagai tindak lanjut atas permintaan keluarga untuk memperoleh penjelasan mengenai proses pelayanan medis.
‎Mediasi dihadiri Wakil Direktur Pelayanan dr. Alfamobi, Kepala Bidang Keperawatan Marciana, Kepala Subbagian Pelayanan Ilham, Kepala Subbagian Hukum dan Pelaporan Fadel, serta Kepala Subbagian Humas dan Pemasaran Adelia.
‎Dalam pertemuan itu, keluarga menyampaikan sejumlah pertanyaan terkait kondisi pendarahan yang dialami almarhum saat menjalani operasi hingga akhirnya meninggal dunia.
‎Pendamping keluarga, Irno Irawan, mengatakan bahwa meskipun pihak keluarga telah menerima salinan rekam medis, mereka masih membutuhkan penjelasan langsung dari tim medis yang menangani pasien.
‎"Kami masih menunggu penjelasan langsung dari tim medis terkait proses penanganan dan penyebab terjadinya pendarahan saat operasi. Rekam medis sudah kami terima, namun karena kami orang awam, kami masih membutuhkan penjelasan dari pihak yang berwenang," ujarnya usai pertemuan.
‎Irno menambahkan, keluarga bersedia mengikuti seluruh prosedur yang telah disepakati sambil menunggu jadwal pertemuan lanjutan.
‎Sementara itu, Kepala Subbagian Hukum dan Pelaporan RSUD Bari, Fadel, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum Amshori serta menegaskan komitmen rumah sakit untuk bersikap terbuka.
‎"Kami menyampaikan permohonan maaf apabila pelayanan yang diberikan belum memenuhi harapan keluarga. Pada prinsipnya, kami menyambut baik kedatangan keluarga dan akan berupaya memenuhi kebutuhan informasi yang diperlukan," kata Fadel.
‎Fadel menjelaskan bahwa dokter yang menangani pasien belum dapat hadir dalam mediasi karena sedang menjalankan tugas pelayanan medis di tempat lain. Namun, pihak rumah sakit memastikan akan mempertemukan keluarga dengan tim dokter yang menangani almarhum.
‎RSUD Bari menjadwalkan mediasi lanjutan pada Kamis, 2 Juli 2026, dengan menghadirkan dokter penanggung jawab perawatan almarhum Amshori agar keluarga memperoleh penjelasan secara rinci dan terbuka.
‎"Dokter yang menangani pasien bersedia bertemu langsung. Kami atur jadwal agar keluarga dapat memperoleh penjelasan secara langsung dan jelas," tambah Fadel.
‎Perwakilan keluarga lainnya, Wiyono, berharap pertemuan mendatang dapat berlangsung secara transparan.
‎"Kami hanya ingin mendapatkan penjelasan yang sejujur-jujurnya terkait kondisi almarhum, termasuk penyebab terjadinya pendarahan saat tindakan operasi," tegasnya.
‎Diketahui, almarhum Amshori merupakan warga Desa Sukananti, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir. Ia dirujuk dari RS Bunda Prabumulih ke RSUD Bari Palembang untuk menjalani operasi pengangkatan batu empedu.
‎Hingga berita ini diterbitkan, keluarga masih menunggu penjelasan resmi dari tim medis. Mediasi lanjutan yang dijadwalkan pada Kamis mendatang diharapkan dapat memberikan kejelasan menyeluruh serta menjadi jalan penyelesaian yang baik bagi kedua belah pihak.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

نموذج الاتصال