🕒 00:00:00
🌤️ Memuat cuaca...
📈 IHSG 7.250 ▲ +0.45% | BBCA 9.850 ▲ +0.30% | BBRI 4.120 ▼ -0.15%
🚨 BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
📰
Berita Terkini
Informasi terbaru untuk pembaca Jurnalisme INFO
UPDATE 10 MENIT
Memuat berita terbaru...

Listrik SDN 09 Bilah Hulu Tak Kunjung Tuntas, Disdik Labuhanbatu Dinilai Lamban

LABUHANBATU, Jurnalisme.info-

Persoalan listrik di SD Negeri 09 Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, tak kunjung tuntas. Instalasi listrik yang sempat berfungsi selama kurang lebih dua pekan kembali diputus pihak PTPN IV dengan alasan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), 04/11/2026.

Akibatnya, bantuan smartboard dari Kemendikdasmen belum dapat dimanfaatkan. Bahkan, pompa air sekolah tidak berfungsi sehingga siswa terpaksa mengambil air dari parit di luar sekolah.

Dalam surat Nomor 400.3/1447.SD/2026 tertanggal 26 Oktober 2026, Disdik menyebut telah menggelar rapat pada 20 Oktober bersama pihak sekolah, PTPN IV, anggota DPRD dan perwakilan dinas. Disdik juga meminta dukungan PTPN IV terkait pemasangan instalasi listrik serta penebangan pohon sawit di jalur menuju sekolah.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait perencanaan pembangunan. Anggaran negara telah digelontorkan untuk pembangunan tiang listrik dan toilet, namun fasilitas tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Hal ini mengindikasikan perlunya evaluasi terhadap perencanaan dan koordinasi sejak awal.

Anggota DPRD Labuhanbatu Komisi IV menyayangkan persoalan tersebut dan meminta PTPN IV bersama Disdik segera mencari solusi. 

Sementara itu, orang tua murid berinisial ISK mengaku kecewa karena persoalan listrik telah berlangsung lama. “Saya khawatir anak saya tertinggal dari sekolah lain. Ke mana Dinas Pendidikan Labuhanbatu? Mengapa masalah seperti ini begitu lama diselesaikan?” ujarnya.

Lambannya penanganan ini menjadi sorotan terhadap kinerja Disdik di bawah kepemimpinan Abdi Jaya Pohan, S.H., M.H. Terlebih, Pemkab Labuhanbatu mengusung tagline Labuhanbatu Cerdas Bersinar yang seharusnya diwujudkan melalui peningkatan fasilitas dan mutu pendidikan, bukan sekadar slogan.

Disdik dan PTPN IV diminta segera menuntaskan persoalan tersebut. Jangan sampai pembangunan yang menggunakan anggaran negara justru berakhir tanpa manfaat maksimal, sementara hak siswa untuk memperoleh fasilitas pendidikan yang layak terus tertunda.


Fauzan, S.H

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

Iklan

نموذج الاتصال