🕒 00:00:00
🌤️ Memuat cuaca...
📈 IHSG 7.250 ▲ +0.45% | BBCA 9.850 ▲ +0.30% | BBRI 4.120 ▼ -0.15%
🚨 BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
📰
Berita Terkini
Informasi terbaru untuk pembaca Jurnalisme INFO
UPDATE 10 MENIT
Memuat berita terbaru...

9 Titik Hotspot Terdeteksi Di Ogan Ilir, Polres Kerahkan Tim Gabungan Untuk Pemadaman Dan Patroli

OGAN ILIR, Jurnalisme.info-

Polres Ogan Ilir mencatat adanya 9 titik Hotspot yang terdeteksi di wilayah hukumnya pada Senin 7 September 2026. Menindaklanjuti hal tersebut, tim gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan pengecekan, pemadaman, dan patroli di lokasi.


Dari data yang dihimpun, titik-titik tersebut tersebar di 5 Polsek. Di Polsek Indralaya terdapat 2 titik di Desa Bakung, Kecamatan Indralaya Utara. Salah satu titik berada di lahan rawa gambut seluas ±2 Ha dengan vegetasi semak belukar. 


Polsek Tanjung Batu menjadi wilayah dengan titik terbanyak yakni 5 titik. Lokasinya berada di Desa Tanjung Tambak, Desa Talang Tengah Darat, Desa Lubuk Keliat, dan Desa Ketiau. Luas lahan yang terdampak bervariasi mulai dari 0,04 Ha hingga 2 Ha, dengan sebagian besar berada di area perkebunan dan semak belukar.


Sementara itu Polsek Tanjung Raja mencatat 1 titik di Desa Skonjing dengan luas ±1 Ha di lahan semak belukar. Polsek Rantau Alai juga mencatat 1 titik di dekat Desa Sukananti pada area persawahan seluas ±1 Ha. Untuk Polsek Pemulutan dan Polsek Muara Kuang dilaporkan nihil titik api.


Dalam penanganan, Polres Ogan Ilir mengerahkan personel gabungan yang terdiri dari personel Polres dan Polsek jajaran, TNI/Babinsa, BPBD Kabupaten Ogan Ilir, Manggala Agni, MPA Desa, serta masyarakat. Di beberapa lokasi, kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek setempat.


Hasil di lapangan menunjukkan beberapa titik sudah padam total seperti di Desa Bakung titik pertama, Desa Tanjung Tambak, Desa Ketiau, dan Desa Sukananti. Sedangkan titik di Desa Bakung kedua masih dalam proses pemadaman karena terkendala medan berupa rawa gambut dan semak belukar kering yang mudah menjalar. Kendala lain yang dihadapi petugas yakni jauhnya jarak sumber air dan tidak adanya akses jalan menuju titik hotspot.


Kabag Ops Polres Ogan Ilir AKP Alias Suganda, SH., MH mengatakan seluruh titik telah dicek dan ditangani sesuai SOP. 

"Kami kerahkan personel gabungan untuk memastikan setiap titik hotspot dicek. Untuk titik yang sudah padam tetap kami lakukan pemantauan agar tidak menyala kembali," ujarnya.


Senada dengan itu, Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, SH., SIK., MH melalui Kasi Humas Iptu Mansyur, Amd.Kep., SH menyampaikan bahwa kegiatan preemtif, preventif dan penegakan hukum akan terus digencarkan. 

"Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat untuk bersama-sama stop karhutla. Mari jaga Ogan Ilir agar bebas dari asap," tegasnya.


Polres Ogan Ilir mengimbau kepada seluruh perusahaan dan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Apabila menemukan titik api atau asap, segera laporkan ke Polsek terdekat. Hingga saat ini situasi di wilayah Ogan Ilir masih dalam keadaan aman dan kondusif.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

Iklan

نموذج الاتصال