🕒 00:00:00
🌤️ Memuat cuaca...
📈 IHSG 7.250 ▲ +0.45% | BBCA 9.850 ▲ +0.30% | BBRI 4.120 ▼ -0.15%
🚨 BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
📰
Berita Terkini
Informasi terbaru untuk pembaca Jurnalisme INFO
UPDATE 10 MENIT
Memuat berita terbaru...

Refleksi Kepemimpinan Humanis Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy Berbasis Falsafah Minang

Padang, Jurnalisme info-

Semangat menjaga kedamaian dan stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Sumatera Barat kini memancarkan fajar keteladanan baru. Di bawah nakhoda kepemimpinan yang humanis, cerdas, dan religius, Kapolda Sumatera Barat, *Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., M.Si.*, terus menunjukkan komitmen mendalam dalam mengayomi masyarakat melalui pendekatan yang berakar pada nilai-nilai luhur kearifan lokal.

Refleksi kepemimpinan yang penuh wibawa ini selaras dengan nuansa spiritual di Masjid Nurus Hidayah, tempat nilai-nilai keteladanan Islam dan pengabdian masyarakat menyatu. Sebagai seorang perwira tinggi berlatar belakang akademis yang matang, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy memandang bahwa penegakan hukum dan penjagaan keamanan tidak dapat dipisahkan dari fondasi kultural masyarakat tempatnya mengabdi.

Dalam komunikasi tertulis bersama Redaksi Sumbar Times Oke pada Selasa pagi (8/9/2026), Jenderal berbintang dua tersebut menyampaikan pesan yang sarat akan makna religius dan penghormatan terhadap tatanan adat di Ranah Minang. Beliau menegaskan pentingnya mengintegrasikan tugas kepolisian dengan falsafah hidup masyarakat setempat.

"Sebagai umat Islam yang melaksanakan amanah menjaga kedamaian dan stabilitas Kamtibmas, kita perlu mengedepankan dan menjunjung kearifan lokal yang menjadi falsafah dalam kehidupan bermasyarakat Minangkabau, yaitu: Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK)," ujar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy melalui pesan digital kepadamedia Sumbar Times Oke, Selasa (8/9).

Pernyataan visioner dari lulusan magister yang dikenal cerdas ini merefleksikan kedalaman berpikir seorang pimpinan formal sekaligus tokoh yang menghormati sendi-sendi agama Islam. Integrasi antara hukum negara, nilai moralitas agama, dan tatanan adat dinilai menjadi pilar utama dalam mewujudkan keadilan yang humanis dan menyentuh hati masyarakat.

Melalui pendekatan yang inklusif dan penuh empati tersebut, jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Barat di bawah arahan beliau berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra karib masyarakat, bukan sekadar aparat penegak hukum yang kaku.

Menutup pesannya, perwira tinggi yang dikenal santun dan berwibawa ini menyisipkan doa dan harapan besar demi kemaslahatan bersama di Sumatera Barat.

"Semoga hal ini dapat membawa kedamaian dan kondusifitas Kamtibmas di Ranah Minang," harap Kapolda Sumbar secara tulus.

Komitmen humanis dan religius dari Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy ini diharapkan dapat menjadi role model kepemimpinan modern yang berbasis moralitas, sekaligus memperkokoh kedamaian yang berkelanjutan di seluruh wilayah hukum Sumatera Barat.

Publisher : Anjasri,C.PIL.CJi,C.Cli


Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

Iklan

نموذج الاتصال