🕒 00:00:00
🌤️ Memuat cuaca...
📈 IHSG 7.250 ▲ +0.45% | BBCA 9.850 ▲ +0.30% | BBRI 4.120 ▼ -0.15%
🚨 BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...

Polsek Pugung Cek Dua Lokasi Hotspot, Api Telah Padam

Tanggamus, Jurnalisme.info-

Polsek Pugung, Polres Tanggamus, melakukan pengecekan terhadap dua lokasi yang terdeteksi sebagai hotspot kebakaran lahan di Pekon Campang Way Handak, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Jumat (28/8/2026). Hasil pengecekan memastikan api di kedua lokasi telah padam.

Dua lokasi tersebut masing-masing berada di Dusun Bukit Tinggi dan Dusun Campang 1. Informasi awal mengenai titik panas diterima berdasarkan deteksi satelit BMKG Provinsi Lampung pada Jumat dini hari.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi kemungkinan api kembali menyala atau meluas ke area lainnya.

Polsek Pugung mendorong koordinasi lintas sektor mulai dari pemerintah pekon, kecamatan hingga pemerintah kabupaten dalam upaya pencegahan Karhutla. Sosialisasi mengenai bahaya pembakaran lahan serta ketentuan hukum terkait pembakaran lahan juga dinilai perlu dilakukan secara berkala.

Selain itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mengoptimalkan kembali kegiatan siskamling untuk mendeteksi sedini mungkin apabila terdapat titik api di wilayah masing-masing.

Kapolsek Pugung Ipda Dr. Agus Tri Kurniawan, S.H., M.H., mengatakan, lokasi pertama berada di area perkebunan milik Mudin di Dusun Bukit Tinggi. Luas lahan yang terdampak diperkirakan sekitar setengah hektare. Dari koordinat yang diterima, terdapat sekitar 10 titik api kecil di area tersebut.

Lahan tersebut merupakan perkebunan produktif yang ditanami pohon alpukat dengan tanaman jagung sebagai tanaman sela. Tanaman jagung di lokasi diketahui telah dipanen dan menyisakan bagian tanaman yang telah mengering.

Sementara lokasi kedua berada di area persawahan milik Ahmad Syarif di Dusun Campang 1. Luas area yang terbakar juga diperkirakan sekitar setengah hektare dengan empat titik api kecil berdasarkan koordinat yang diterima dari BMKG.

Area persawahan tersebut merupakan lahan produktif yang telah memasuki masa pascapanen. Titik api berada sekitar 10 meter dari sumber air berupa siring atau drainase, sehingga sumber air relatif dekat dengan lokasi.

Meski demikian, kedua lokasi berada cukup jauh dari permukiman dan akses menuju lahan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran dengan skala lebih besar.

“Dari hasil pengecekan di lapangan, api di kedua lokasi sudah padam. Namun, kami tetap melakukan pemantauan karena kondisi cuaca yang masih kering dan terdapat sisa tanaman yang mudah terbakar,” kata Ipda Agus Tri Kurniawan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan analisa sementara, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas pembakaran sisa tanaman yang telah mengering. Di lokasi perkebunan, sisa tanaman jagung diduga dibakar dalam beberapa kelompok kecil yang terpisah.

Sedangkan di area persawahan, dugaan pembakaran berkaitan dengan sisa jerami yang telah mengering setelah masa panen. Meski demikian, dugaan tersebut masih merupakan hasil analisa sementara berdasarkan kondisi yang ditemukan di lokasi.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar sisa tanaman tanpa pengawasan. Sekecil apa pun api, apabila kondisi lahan kering dan angin cukup kuat, dapat dengan mudah meluas,” tegasnya.

Menurut Ipda Agus Tri, kondisi musim kemarau dan banyaknya lahan perkebunan maupun persawahan yang telah memasuki masa pascapanen membuat potensi kebakaran lahan perlu diwaspadai. Karena itu, pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran lahan. Apabila melihat adanya titik api, segera laporkan kepada aparat terdekat sehingga bisa dilakukan penanganan sebelum api meluas,” pungkasnya. 

(mukrisin)

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

Iklan

نموذج الاتصال