Labuhanbatu | jurnalisme.info – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Hj. Tuti Noprida Ritonga, S.Si., Apt., M.M., turun langsung ke Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, menyikapi polemik terkait insentif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang beberapa waktu lalu sempat menjadi perhatian publik.
Kunjungan yang dilakukan pada Sabtu (25/7/2025) tersebut merupakan langkah cepat Dinas Kesehatan untuk memastikan persoalan internal dapat diselesaikan secara baik, sekaligus mengembalikan situasi kerja yang kondusif agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak terganggu.
Dalam sidak tersebut, Kadis Kesehatan didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Rahmad Hasibuan, SKM, drg. Yanci Akmal, Rosmadayani, S.P., M.M., Burhanuddin Lubis, S.E., beserta jajaran lainnya.
Setibanya di lokasi, Hj. Tuti Noprida Ritonga terlebih dahulu memeriksa absensi pegawai sebelum menggelar rapat bersama seluruh tenaga kesehatan dan staf Puskesmas Tanjung Haloban.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, memperkuat kekompakan antarsesama pegawai, serta mengedepankan penyelesaian persoalan melalui komunikasi dan musyawarah, bukan dengan cara yang dapat menimbulkan kegaduhan di ruang publik.
"Persoalan yang telah terjadi hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua. Jangan sampai kembali terulang karena dapat berdampak terhadap nama baik Dinas Kesehatan maupun pelayanan kepada masyarakat. Mari kita bekerja secara profesional, saling mendukung, dan bersama-sama menyukseskan program kesehatan yang menjadi perhatian Ibu Bupati Labuhanbatu," ujar Tuti.
Ia juga mengingatkan seluruh pegawai agar lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial dan tetap menjaga etika sebagai aparatur pelayanan publik.
Menurutnya, suasana kerja yang harmonis menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas.
"Saya berharap seluruh pegawai kembali bersatu, saling menghargai, saling memaafkan, dan fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dinas Kesehatan juga akan terus melakukan pembinaan dan pemantauan agar lingkungan kerja tetap kondusif," tegasnya.
Usai rapat pembinaan, Kepala Dinas Kesehatan turut mendampingi perwakilan tenaga kesehatan Puskesmas Tanjung Haloban, Jeni Silalahi, yang menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf atas polemik yang sempat viral.
Dalam penyampaiannya, Jeni mengaku berterima kasih atas perhatian dan kehadiran langsung Kepala Dinas Kesehatan yang telah membuka ruang dialog bersama seluruh pegawai.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan seluruh pihak atas kegaduhan yang terjadi, serta berkomitmen untuk memperbaiki komunikasi internal agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Selain itu, Jeni berharap pimpinan Puskesmas dapat terus bersikap adil dan mengayomi seluruh pegawai sehingga tercipta suasana kerja yang nyaman serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat Tanjung Haloban dapat berjalan lebih maksimal.
Melalui pembinaan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu berharap seluruh jajaran Puskesmas Tanjung Haloban dapat kembali solid, meningkatkan disiplin kerja, menjaga profesionalisme, dan bersama-sama mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas sesuai visi Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Bupati Labuhanbatu.
Fauzan

